Gaikindo Ungkap Angka Mengejutkan: EV Indonesia Meroket!

wartakini.id – Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia kini menggeliat kuat, menunjukkan performa fenomenal yang menantang tren perlambatan industri otomotif secara umum. Segmen ramah lingkungan ini tak hanya tumbuh, melainkan meroket dengan angka-angka yang signifikan dari tahun ke tahun, menandai pergeseran fundamental dalam preferensi konsumen dan arah industri.

geliat ev menguat byd bidik peran strategis di pasar indonesia hui
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Menurut data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penetrasi EV di pasar domestik menunjukkan akselerasi yang mencengangkan. Dari hanya berkisar 2-3 persen pada tahun 2023, angka tersebut diproyeksikan melonjak menjadi sekitar 5 persen pada 2024, dan diperkirakan akan menyentuh angka mendekati 12 persen pada akhir tahun 2025. Proyeksi ini mengindikasikan ekspansi pasar EV yang luar biasa, tumbuh lebih dari empat kali lipat hanya dalam kurun waktu dua tahun. Fenomena ini sekaligus menjadi cerminan nyata pergeseran preferensi konsumen Indonesia yang semakin condong pada solusi mobilitas berkelanjutan dan efisien.

Gelombang elektrifikasi tidak hanya terbatas pada EV murni. Segmen kendaraan elektrifikasi lainnya, seperti Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), juga mencatat pertumbuhan impresif, dengan pangsa pasar yang diperkirakan mencapai 6 persen pada 2024 dan meningkat menjadi 9 persen pada 2025.

Secara holistik, momentum pertumbuhan kendaraan ramah lingkungan sepanjang tahun 2025 ini sangat kuat. Di tengah berbagai tantangan yang mendera industri otomotif nasional, pasar EV justru tampil sebagai sektor yang tangguh, memainkan peran strategis dalam merumuskan arah baru ekosistem otomotif Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Puncak antusiasme terhadap EV semakin kentara pada periode Oktober dan November 2025. Dalam dua bulan berturut-turut tersebut, penjualan EV nasional melesat hingga mencapai sekitar 13.000 unit, atau setara dengan 18 persen dari total penjualan kendaraan di seluruh Indonesia. Angka ini secara tegas mengukuhkan posisi EV yang bukan lagi sekadar segmen ‘niche’, melainkan telah bertransformasi menjadi pilihan arus utama yang diminati konsumen.

Dampak positif momentum ini tidak hanya terbatas pada EV semata, melainkan turut memicu pertumbuhan di berbagai segmen kendaraan nasional lainnya. Beberapa segmen bahkan mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang Januari hingga November 2025 dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya. Segmen sedan, misalnya, menunjukkan peningkatan yang stabil sejak 2024, didorong oleh hadirnya model-model EV yang kian kompetitif. Tak kalah menarik, segmen low hatchback mencatat lonjakan penjualan hampir dua kali lipat pada periode Januari-November 2025 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024. Ini mengindikasikan bahwa geliat EV turut menciptakan efek domino positif di seluruh lanskap otomotif Tanah Air.


Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar