wartakini.id – Sebuah kejutan mengguncang pasar modal Indonesia pada Jumat, 30 Januari 2026, ketika Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Keputusan mengejutkan ini langsung direspons positif oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang meroket tajam 1,12%, mencapai level 8.325 pada pembukaan perdagangan.

Related Post
Iman Rachman menyatakan bahwa keputusan pengunduran dirinya telah melalui pertimbangan matang. Ia juga menyuarakan harapannya agar kinerja IHSG dapat terus membaik ke depannya. "Mudah-mudahan indeks kita yang pagi ini dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikut," ujarnya, memberikan sedikit optimisme di tengah kabar perpisahannya.

Pada sesi pembukaan perdagangan hari ini, IHSG terpantau langsung tancap gas, menguat 0,93% ke posisi 8.308. Penguatan ini menjadi angin segar setelah indeks kebanggaan Tanah Air tersebut sempat terpuruk di zona merah selama dua hari berturut-turut.
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG mencatat pelemahan signifikan 1,06% dan berakhir di level 8.232. Bahkan, tekanan jual yang masif sempat memicu terjadinya trading halt, mengindikasikan kepanikan pasar yang cukup dalam.
Data transaksi pada pembukaan hari ini menunjukkan volume perdagangan mencapai 410 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp489 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 44 ribu kali, sementara kapitalisasi pasar (market cap) Bursa Efek Indonesia saat ini berada di angka Rp15,06 triliun.
Sentimen positif pengunduran diri Dirut BEI ini terlihat jelas dari pergerakan saham. Sebanyak 320 saham terpantau mengalami kenaikan, berbanding terbalik dengan 74 saham yang melemah. Sementara itu, 564 saham lainnya tetap stagnan tanpa perubahan harga.









Tinggalkan komentar