wartakini.id – Beijing – Kolaborasi ambisius antara raksasa teknologi Huawei dan produsen otomotif GAC Motors kembali mencuri perhatian. Mobil wagon sporty terbaru mereka, Qijing, baru-baru ini menjalani serangkaian uji coba ekstrem di tengah musim dingin yang menusuk tulang di Tiongkok. Dengan suhu mencapai di bawah -30°C, pengujian ini menjadi bukti keseriusan kedua perusahaan untuk menghadirkan kendaraan yang tangguh dan siap bersaing di segmen premium.

Related Post
Kendaraan berjuluk "shooting brake" ini, yang juga disebut "coupe shooting brake" oleh CEO Qijing, Liu Jiaming, diuji di wilayah utara Tiongkok. Uji coba ini bukan sekadar formalitas; Qijing harus melewati 33 kondisi jalan yang kompleks untuk memastikan kualitas dan keamanannya sebelum resmi meluncur ke pasar. Para pejabat memang tidak merinci detail spesifik dari setiap pengujian, namun intensitas suhu ekstrem menunjukkan tingkat ketahanan yang diharapkan dari mobil seharga jutaan ini.

Qijing pertama kali diperkenalkan ke publik pada 24 Desember tahun lalu melalui video resmi yang menampilkan uji handling yang mengesankan. Salah satu daya tarik utamanya adalah integrasi sistem bantuan mengemudi canggih Huawei ADS 4, yang menempatkannya sebagai model yang siap untuk otonomi Level 3 (L3). Foto-foto resmi dari uji cuaca dingin ini baru dibagikan pada 29 Januari, memamerkan ketangguhan desainnya di tengah lanskap bersalju.
Dengan target harga sekitar 1 juta yuan (setara sekitar 140 ribu USD), Qijing diposisikan untuk menantang model-model premium yang sudah ada di pasar. Ini bukan hanya sekadar mobil baru, melainkan pernyataan dari Huawei dan GAC bahwa mereka siap mendefinisikan ulang segmen wagon sporty dengan perpaduan teknologi mutakhir dan desain yang memukau, siap mengguncang dominasi merek-merek mapan.









Tinggalkan komentar