wartakini.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan hari ini, Kamis (5/2/2026), dengan performa positif, meski penguatan yang dicatat terbilang tipis. Pasar modal Indonesia mencatatkan kenaikan 0,10% menuju level 8.154,60. Momentum penguatan ini terjadi di tengah antisipasi pasar terhadap rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2025 yang sangat dinantikan.

Related Post
Sejak bel pembukaan, pergerakan IHSG menunjukkan tren positif, bergerak dalam rentang 8.140 hingga 8.166. Aktivitas perdagangan terpantau cukup dinamis, dengan 299 saham berhasil menguat, sementara 180 saham lainnya terkoreksi, dan 479 saham tetap stagnan. Total nilai transaksi mencapai sekitar Rp833,5 miliar, melibatkan volume perdagangan sebanyak 1,43 miliar saham yang diperdagangkan dalam 104,6 ribu kali frekuensi transaksi.

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor menunjukkan performa hijau. Sektor energi menjadi primadona dengan lonjakan 0,75%, diikuti oleh sektor primer yang naik 0,61%, keuangan menguat 0,56%, serta transportasi dan properti yang masing-masing tumbuh sekitar 0,49% dan 0,48%. Di sisi lain, beberapa sektor mengalami tekanan, seperti teknologi yang turun 0,41%, industri melemah 0,24%, dan kesehatan yang terkoreksi tipis 0,16%.
Pada jajaran saham, penguatan tajam didominasi oleh saham-saham lapis kecil. KOCI memimpin daftar top gainers dengan kenaikan fantastis 28,57%, disusul FITT yang melesat 24,30%, NZIA menguat 18,98%, PORT naik 17,19%, dan LEAD yang mencatatkan penguatan 16,00%.
Sementara itu, tekanan jual kuat terlihat pada XCIS yang anjlok 15,00%, PIPA melemah 14,92%, LMPI turun 13,91%, FILM terkoreksi 13,45%, dan SMIL yang kehilangan 12,84% nilainya. Pergerakan pasar hari ini mencerminkan kehati-hatian sekaligus optimisme investor menjelang pengumuman data ekonomi makro yang akan menjadi barometer penting bagi prospek ekonomi nasional.
(Penulis: Tim Redaksi Wartakini.id)










Tinggalkan komentar