wartakini.id – Bursa calon pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru saja dibuka pada 11 Februari 2026 langsung diwarnai spekulasi. Menanggapi isu yang beredar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan tegas membantah rumor keterlibatan nama-nama besar seperti Ketua Komisi XI Misbakhun dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam daftar kandidat.

Related Post
Purbaya menjelaskan bahwa sejak pendaftaran dibuka, sudah ada puluhan individu yang mendaftar sebagai anggota dewan komisioner OJK. Namun, ia membantah keras adanya anggota DPR, yang merujuk pada Ketua Komisi XI Misbakhun dari Partai Golkar, yang ikut mencalonkan diri.

"Oh, yang Komisi XI? Enggak itu kan politik," tegas Purbaya di Jakarta, Kamis (12/2/2026), mengindikasikan bahwa isu tersebut lebih kental nuansa politis ketimbang substansi pencalonan.
Tak hanya Misbakhun, Purbaya juga menepis rumor yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara turut mendaftarkan diri. Menurut Purbaya, posisi Suahasil saat ini memungkinkan dirinya untuk tetap terlibat dalam kerja OJK tanpa harus menjabat sebagai pimpinan.
"Ngapain Pak Sua jadi wakil ketua OJK, enggak mungkin. Dia bisa jadi ex-officio di situ kalau mau," jelasnya, menyiratkan bahwa Suahasil memiliki peran strategis yang berbeda dan tidak perlu menduduki jabatan struktural di OJK untuk berkontribusi. Penjelasan ini sekaligus meredakan spekulasi seputar pergeseran pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Keuangan.








Tinggalkan komentar