Deal Raksasa Rp24,6 T! Agrinas Borong Mobil India, Dirut: Kualitas Top, Harga Miring!

Deal Raksasa Rp24,6 T! Agrinas Borong Mobil India, Dirut: Kualitas Top, Harga Miring!

Wartakini.id – Jakarta. PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) membuat gebrakan besar dengan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga dan pikap 4×4 dari India senilai fantastis Rp24,66 triliun. Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan bahwa langkah strategis ini diambil untuk mendukung operasional logistik Koperasi Desa Merah Putih, dengan fokus pada perolehan "barang bagus dengan harga sangat kompetitif."

Keputusan impor masif ini, menurut Joao, didasari oleh pertimbangan matang terkait harga, kualitas, dan ketersediaan produk serupa di pasar domestik. Ia menegaskan bahwa kendaraan asal India menawarkan harga yang jauh lebih menarik, bahkan diklaim "hampir 50 persen lebih murah dari kompetitornya" tanpa mengorbankan mutu.

Deal Raksasa Rp24,6 T! Agrinas Borong Mobil India, Dirut: Kualitas Top, Harga Miring!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Dari sisi durability, power, dan fuel consumption, kendaraan ini sangat andal dan sangat bagus," ujar Joao di Jakarta, Senin (23/2/2026), menjelaskan keyakinannya terhadap kualitas produk yang akan didatangkan.

Joao menambahkan, strategi ini krusial mengingat keterbatasan dana yang dimiliki program Koperasi Desa Merah Putih, sebuah inisiatif unggulan Presiden Prabowo Subianto yang digadang-gadang menjadi ceruk baru ekonomi lokal. Dengan mendapatkan kendaraan berkualitas tinggi dengan harga efisien, Agrinas dapat mengoptimalkan anggaran yang ada.

"Kalau saya tidak pintar-pintar cari harga yang bagus, barang bagus, ya duitnya tidak cukup. Tapi dengan seperti ini (impor dari India), kan Indonesia dapet barang bagus, kualitas bagus, harganya sangat bagus sehingga kami bisa manfaatkan ini untuk kepentingan rakyat untuk memotong distribusi yang selama ini menjadi beban utama dari petani," paparnya, menyoroti dampak positif bagi kesejahteraan petani.

Selain itu, Agrinas juga melihat impor ini sebagai langkah diversifikasi pasar. Joao menekankan pentingnya tidak selalu bergantung pada produk-produk arus utama yang mungkin memiliki harga lebih tinggi atau ketersediaan terbatas. Ia menambahkan bahwa pada akhirnya, kualitas akan dinilai langsung oleh para pengguna di lapangan, mempercayakan penilaian akhir kepada mereka yang akan mengoperasikan kendaraan tersebut.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar