wartakini.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Kamis (26/2/2026), dengan performa yang membanggakan. Dibuka menguat signifikan sebesar 0,35 persen, IHSG langsung bertengger di level 8.351,36. Lonjakan awal ini memberikan sinyal positif bagi pasar modal domestik, meskipun pergerakan selanjutnya menunjukkan sedikit moderasi.

Related Post
Hanya berselang satu menit setelah bel pembukaan berbunyi, penguatan IHSG terpantau terbatas menjadi 0,07 persen, bergerak di level 8.327. Data awal perdagangan menunjukkan dominasi saham-saham yang berada di zona hijau, dengan 283 saham menguat, sementara 157 saham melemah, dan 518 saham lainnya stagnan. Total transaksi pada awal sesi mencapai Rp710 miliar, melibatkan volume perdagangan sebanyak 1,0 miliar lembar saham.

Meskipun IHSG dibuka positif, beberapa indeks sektoral utama justru menunjukkan pelemahan. Indeks LQ45 tercatat turun 0,18 persen ke level 841, diikuti oleh indeks JII yang melemah 0,23 persen ke 565. Demikian pula, indeks MNC36 terkoreksi 0,41 persen ke 346, dan IDX30 juga melemah 0,26 persen ke 444. Hal ini mengindikasikan adanya pergerakan yang beragam di antara konstituen pasar, dengan beberapa sektor besar mengalami tekanan.
Sektor-sektor yang menjadi penopang utama penguatan IHSG mayoritas berada di zona hijau. Ini termasuk sektor energi, konsumer siklikal, keuangan, teknologi, industri, konsumer non siklikal, dan properti. Sebaliknya, sektor-sektor seperti infrastruktur, bahan baku, transportasi, dan kesehatan justru mengalami tekanan dan berada di zona merah, menahan laju penguatan IHSG lebih lanjut.
Di jajaran saham-saham yang paling bersinar pada pembukaan perdagangan (top gainers), terdapat PT Ifishdeco Tbk (IFSH), PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA). Sementara itu, saham-saham yang harus rela menjadi top losers adalah PT Indospring Tbk (INDS), PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP), dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM).
Dinamika pasar yang terjadi di awal perdagangan ini menjadi perhatian para investor untuk mencermati potensi pergerakan IHSG sepanjang hari. Informasi ini dihimpun oleh wartakini.id dari laporan pasar terkini yang mencerminkan aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.









Tinggalkan komentar