wartakini.id – NEW DELHI – Raksasa otomotif India, Mahindra & Mahindra Limited (M&M), telah mengeluarkan pernyataan resmi pada 3 Maret 2026, menepis spekulasi media mengenai dugaan penangguhan impor kendaraannya oleh Indonesia. Dalam klarifikasi terperinci, Mahindra dengan tegas membantah adanya penundaan pengiriman ribuan unit Scorpio Pik Up yang telah dipesan oleh Indonesia, menegaskan bahwa pesanan monumental tersebut tetap berjalan sesuai rencana.

Related Post
Seperti dilansir dari The Economic Times, M&M menekankan bahwa hingga tanggal klarifikasi tersebut, pihaknya belum menerima komunikasi resmi apa pun dari pemerintah Indonesia terkait penangguhan pesanan pasokan kendaraan. Pernyataan ini sekaligus meluruskan kabar yang beredar dan menegaskan kembali komitmen perusahaan terhadap kesepakatan ekspor terbesar mereka yang sempat diumumkan sebelumnya.

Klarifikasi ini merujuk pada pengumuman penting Mahindra pada 4 Februari 2026 lalu, mengenai keberhasilan mereka mengamankan pesanan ekspor terbesar sepanjang sejarah perusahaan. Kesepakatan monumental ini melibatkan pasokan 35.000 unit kendaraan Single-Cab Scorpio Pik Up kepada Agrinas Pangan Nusantara, sebuah perusahaan BUMN terkemuka di Indonesia. Pengiriman unit-unit tersebut dijadwalkan akan rampung sepanjang tahun 2026.
Menurut siaran pers asli, volume pesanan ekspor ini secara signifikan melampaui total volume ekspor yang dicapai Mahindra pada tahun fiskal 2025. Hal ini menunjukkan betapa strategisnya pasar Indonesia bagi Mahindra dan bagaimana kesepakatan ini akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekspor perusahaan, sekaligus mengukuhkan posisi Mahindra di kancah otomotif global. Dengan demikian, konsumen dan pihak terkait di Indonesia dapat bernapas lega, menanti kedatangan ribuan unit Scorpio Pik Up yang siap memperkuat sektor logistik dan pertanian nasional.








Tinggalkan komentar