Harga Minyak Melejit? IEA Siapkan Jurus Pamungkas!

Gejolak di Timur Tengah telah memicu kekhawatiran global akan lonjakan harga minyak yang tak terkendali. Merespons situasi kritis ini, wartakini.id – Badan Energi Internasional (IEA) pada tanggal 15 Maret secara resmi mengumumkan langkah drastis: pelepasan lebih dari 400 juta barel minyak dari cadangan strategis ke pasar global. Keputusan ini diharapkan menjadi "pendingin" bagi pasar yang memanas, meredam tekanan inflasi, dan menstabilkan pasokan.

Related Post

selat hormuz memanas iea pastikan cadangan bbm semakin kritis ndu
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Kesepakatan monumental ini dicapai pada 11 Maret lalu, di mana 32 negara anggota IEA bersepakat untuk mengaktifkan mekanisme darurat ini. Langkah kolektif ini merupakan respons langsung terhadap gangguan pasokan yang signifikan, imbas dari eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang terus memanas.

Total 400 juta barel yang akan digelontorkan ke pasar tersebut terdiri dari berbagai sumber. Mayoritas, yakni 271,7 juta barel, berasal dari cadangan nasional yang dikelola pemerintah. Selain itu, 116,6 juta barel akan disumbangkan dari cadangan yang diamanatkan industri, dan 23,6 juta barel sisanya dari sumber-sumber lain. Secara komposisi, sekitar 72% dari volume yang dilepas adalah minyak mentah (crude oil), sementara 28% sisanya merupakan produk minyak bumi olahan.

Kontribusi terbesar datang dari negara-negara anggota di benua Amerika, dengan total 195,8 juta barel, di mana 172,2 juta barel di antaranya berasal dari cadangan pemerintah. Sementara itu, kawasan Asia-Oseania berkomitmen untuk memasok 108,6 juta barel, termasuk 66,8 juta barel dari cadangan nasional mereka. Eropa juga turut menyumbang 107,5 juta barel, dengan 32,7 juta barel berasal dari cadangan negara. Pasokan dari negara-negara anggota di Asia dan Oseania dijadwalkan akan segera memasuki pasar, sedangkan aliran dari Amerika dan Eropa diperkirakan akan mulai menyusul pada akhir Maret ini, mempercepat upaya stabilisasi harga minyak global.

Dengan pelepasan cadangan minyak dalam skala besar ini, IEA berharap dapat mengirimkan sinyal kuat ke pasar bahwa pasokan global tetap terjaga, sekaligus meredakan spekulasi yang mendorong kenaikan harga. Ini adalah upaya kolektif untuk menjaga stabilitas ekonomi global di tengah ketidakpastian geopolitik yang meningkat.


Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar