Bobot Kendaraan Listrik Bikin Jalan China Ambles

Author Image

Masih Lionel

22 Juli 2026, 17:06 WIB

wartakini.id – Fenomena menarik sekaligus mengkhawatirkan kini melanda Tiongkok. Di tengah gempita adopsi kendaraan listrik yang masif demi udara lebih bersih, muncul dugaan kuat bahwa mobil-mobil ramah lingkungan berukuran bongsor justru menjadi biang keladi di balik kerusakan jalan raya yang semakin parah. Infrastruktur jalan di Negeri Tirai Bambu dilaporkan mengalami degradasi cepat memicu pertanyaan besar tentang dampak tak terduga dari revolusi otomotif hijau ini.

Popularitas kendaraan listrik di Tiongkok memang meroket pesat menggantikan jutaan mobil berbahan bakar bensin dan secara signifikan menekan emisi berbahaya. Namun di balik capaian positif itu ada harga yang harus dibayar. Jalan-jalan di Tiongkok kini tergerus serius menimbulkan dilema bagi pemerintah yang harus mencari solusi pembiayaan perbaikan infrastruktur.

Bobot Kendaraan Listrik Bikin Jalan China Ambles
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Data dari Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok mengungkap fakta mengejutkan. Sebanyak 60 persen mobil baru yang diluncurkan pada paruh pertama tahun ini memiliki panjang lebih dari 5 meter. Angka ini mencerminkan tren pasar di mana produsen mobil domestik berlomba-lomba fokus pada segmen SUV dan minivan mewah berukuran besar demi memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat.

Beberapa model kendaraan dalam kategori ini kini memiliki bobot mencapai sekitar 3 ton. Beban masif inilah yang diyakini menjadi penyebab utama kerusakan parah pada jaringan jalan di seluruh Tiongkok. Ironisnya hanya sekitar 2 persen dari mobil baru yang dipasarkan di Tiongkok memiliki panjang di bawah 45 meter sebuah penurunan signifikan 13 persen dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan preferensi konsumen di negara terpadat di dunia itu semakin menjauh dari model mobil berukuran kecil.

Related Post