wartakini.id – Sebuah pemandangan mengejutkan terekam kamera saat prototipe Ferrari Purosangue berbalut kamuflase rapat melesat keluar dari markas besar Ferrari di Maranello Italia. Penampakan misterius ini sontak memicu spekulasi hangat tentang masa depan SUV mewah berlogo kuda jingkrak tersebut.
Baca Juga
Meskipun siluet dasarnya masih identik dengan Purosangue yang kita kenal perubahan besar diyakini tersimpan di balik selubung penyamaran tebal itu. Para pengamat otomotif menduga keras Ferrari bukan sekadar melakukan penyegaran tampilan melainkan sedang menyiapkan revolusi pada jantung pacunya.

Purosangue yang debut pada tahun 2022 hadir dengan mesin V12 naturally aspirated 6.5 liter yang bertenaga buas. Namun desas-desus kuat menyebutkan varian baru ini kemungkinan akan mengadopsi mesin yang lebih ringkas. Langkah ini dipercaya sebagai respons strategis Ferrari terhadap regulasi emisi Eropa yang kian ketat.
Berbagai opsi sistem penggerak santer disebut-sebut mulai dari mesin V8 V6 hingga yang paling menarik adalah konfigurasi plug-in hybrid PHEV. Teknologi ini akan mengawinkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik memberikan perpaduan performa dan efisiensi.
Ferrari sendiri bukanlah pemain baru dalam kancah elektrifikasi. Pabrikan ikonik ini telah sukses menerapkan teknologi hybrid pada model-model performa tinggi seperti F80 dan 296 GTB. Jadi penggunaan sistem elektrifikasi pada Purosangue bukanlah hal yang mustahil justru sangat masuk akal.
Jika skenario hybrid ini terwujud SUV berperforma tinggi ini diprediksi akan menawarkan sejumlah nilai plus. Pengemudi bisa menikmati kemampuan berkendara sepenuhnya dengan tenaga listrik untuk perjalanan perkotaan sehari-hari sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar. Yang terpenting semua itu akan tercapai tanpa mengorbankan performa dahsyat yang menjadi ciri khas tak terpisahkan dari setiap mobil Ferrari.





































