wartakini.id – Getaran gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur menyisakan duka mendalam. Namun, secercah harapan kini datang seiring derasnya aliran bantuan kemanusiaan yang terus menjangkau para korban. Penyaluran logistik darurat ini mengalir tanpa henti setelah melalui pemetaan kebutuhan mendesak di lokasi bencana. Prioritas utama meliputi pasokan pangan, air bersih, layanan kesehatan, logistik darurat, serta perhatian khusus bagi kelompok rentan.
Baca Juga
Hingga saat ini, volume bantuan yang telah dimobilisasi sungguh masif. Tercatat lebih dari 4,6 ton beras, sekitar 4.080 liter air minum bersih, puluhan dus mi instan dan susu UHT, serta beragam kebutuhan pangan lainnya telah tiba. Untuk mendukung kelompok rentan, ratusan paket popok dan makanan khusus bayi, ditambah ribuan perlengkapan mandi, juga sudah didistribusikan. Aspek kesehatan tak luput dari perhatian, dengan distribusi obat-obatan esensial dan alat kesehatan dasar. Untuk menopang kebutuhan hunian sementara, ribuan terpal, kasur, bantal, dan selimut telah didistribusikan.

Salah satu titik krusial penyaluran berada di Stasi Antonius Leda, Paroki Wajur, Desa Pangga Kampung Leda, Kolang. Bantuan ini ditujukan khusus bagi 23 keluarga yang kini harus bertahan di tenda-tenda darurat akibat rumah mereka hancur lebur.
Operasi penyaluran bantuan ini merupakan hasil sinergi kuat antara InJourney Group di NTT, Satgas BUMN, dan Posko Bencana Labuan Bajo. ITDC turut aktif melakukan pemetaan kebutuhan di area sekitar Ring 1 Golomori, Manggarai Barat, guna memastikan bantuan tepat sasaran. Herdy Harman Direktur SDM dan Digital InJourney menegaskan bahwa dukungan ini adalah wujud nyata semangat gotong royong dalam menghadapi masa sulit pascabencana.





































