wartakini.id – Sebuah kebijakan revolusioner siap mengubah peta subsidi energi nasional Pemerintah berencana membatasi pembelian bahan bakar minyak bersubsidi jenis Pertalite mulai September 2026 Uji coba ini secara khusus menyasar kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi tertinggi atau desil 10 Langkah strategis ini diharapkan mampu menghemat anggaran subsidi energi hingga 10 persen sekaligus memastikan alokasi dana negara benar-benar tepat sasaran
Baca Juga
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan ini bukan berarti pengetatan subsidi secara keseluruhan Namun lebih kepada upaya menargetkan bantuan agar tidak dinikmati oleh mereka yang secara finansial sudah mapan Menurut Purbaya pembatasan ini akan diuji coba dalam beberapa bulan ke depan dengan fokus utama pada kelompok desil 10

Pemerintah telah mengalokasikan dana subsidi energi sebesar Rp2101 triliun pada APBN 2026 Jumlah ini mencakup 6587 persen dari total pagu anggaran subsidi negara yang mencapai Rp3189 triliun Jika digabungkan dengan alokasi dana kompensasi total anggaran ketahanan energi nasional bahkan menyentuh angka fantastis Rp3813 triliun Dengan pembatasan ini diharapkan sebagian besar dana tersebut dapat dialihkan untuk program yang lebih mendesak atau dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan dukungan subsidi





































