wartakini.id – Dunia otomotif kembali diguncang kabar penarikan massal kendaraan. Raksasa otomotif global Stellantis mengumumkan recall hampir satu juta unit mobil mereka di seluruh dunia. Bukan karena kerusakan mekanis melainkan sebuah cacat perangkat lunak radio yang berpotensi melumpuhkan fungsi kamera belakang fitur krusial untuk keselamatan berkendara.
Baca Juga
Total 955.000 unit kendaraan terdampak dengan mayoritas 848.000 unit berada di Amerika Serikat. Sisanya sekitar 107.000 unit tersebar di Kanada Meksiko dan beberapa pasar internasional lainnya. Insiden ini kembali memicu pertanyaan besar tentang standar kontrol kualitas perangkat lunak di industri otomotif modern. Sebuah bug yang seharusnya terdeteksi dalam fase pengujian kini justru mengancam keselamatan jutaan pengguna jalan.

Daftar kendaraan yang harus kembali ke bengkel atau menerima pembaruan cukup panjang. Meliputi model-model populer seperti Chrysler Pacifica Pacifica Plug-in Hybrid dan Voyager Dodge Charger Jeep Cherokee Compass Gladiator Grand Cherokee Grand Wagoneer dan Wrangler. Tak ketinggalan pula jajaran truk Ram 1500 Ram 2500 serta van ProMaster. Masalah ini bukan menimpa mobil-mobil tua melainkan justru kendaraan produksi terkini yang seharusnya sudah melewati serangkaian uji ketat sebelum sampai ke tangan konsumen.
Stellantis memastikan perbaikan akan dilakukan melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air OTA. Para pemilik kendaraan hanya perlu menunggu notifikasi muncul di layar sistem infotainment mobil mereka untuk mengunduh dan menginstal perbaikan tersebut. Solusi ini diharapkan dapat mengatasi masalah tanpa perlu kunjungan fisik ke dealer.





































