Strategi Kadin Kuasai 40 Persen Ekonomi Dunia

Author Image

Masih Lionel

13 September 2026, 16:23 WIB

wartakini.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie secara agresif mendesak negara-negara anggota BRICS untuk membuka pintu pasar selebar-lebarnya bagi Indonesia. Inisiatif krusial ini bertujuan agar seluruh lapisan pelaku usaha nasional termasuk sektor UMKM mampu mengoptimalkan peluang di tengah kekuatan ekonomi raksasa yang mencakup hampir separuh populasi global dan sekitar 40 persen total perekonomian dunia.

Dorongan signifikan tersebut disampaikan Anindya dalam forum bisnis BRICS di New Delhi India. Di hadapan para pemimpin dunia seperti Perdana Menteri India Narendra Modi Presiden Rusia Vladimir Putin Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian Anindya membawa visi strategis Presiden Prabowo Subianto. Visi ini meliputi penguatan hilirisasi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi Indonesia.

Strategi Kadin Kuasai 40 Persen Ekonomi Dunia
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Indonesia tegas menyatakan posisinya bukan sekadar menjadi target pasar. Lebih dari itu bangsa ini bertekad menjadi pemain aktif yang turut menentukan arah kebijakan dan arsitektur kerja sama ekonomi BRICS di masa depan. Anindya menegaskan kebanggaannya atas bergabungnya Indonesia dalam aliansi strategis ini di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Kehadiran wadah resmi kepengurusan di tingkat dunia usaha kini semakin memperkuat daya saing Indonesia dalam memacu laju perdagangan investasi industri penguasaan teknologi hingga sektor jasa antarnegara anggota.

Anindya menggarisbawahi bahwa skala ekonomi BRICS yang mencakup 40 persen pangsa global merupakan kekuatan nyata untuk membentuk peta jalan ekonomi masa depan. Besarnya pengaruh ini diiringi dengan tanggung jawab moral untuk memastikan pemerataan hasil pertumbuhan dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat di negara-negara anggotanya. Ketika berbicara tentang BRICS kita berbicara tentang hampir separuh umat manusia dan sekitar 40 persen perekonomian dunia. Ini adalah kekuatan ekonomi yang mampu membentuk masa depan sekaligus memikul tanggung jawab untuk memastikan lebih banyak orang dapat turut serta dalam kemajuan tersebut.

Related Post