BMW Terancam Skandal Oli Seumur Hidup Palsu

Author Image

Masih Lionel

23 September 2026, 17:34 WIB

wartakini.id – Raksasa otomotif asal Jerman BMW kini tengah menghadapi badai hukum di Amerika Serikat. Perusahaan tersebut dihantam dua gugatan class-action yang menyoroti sistem penggerak semua roda xDrive dan klaim promosi yang menyesatkan mengenai pasokan oli diferensial "seumur hidup". Tuduhan ini menyebutkan bahwa kebijakan tersebut telah merugikan ribuan pemilik kendaraan BMW.

Para pemilik mobil menuduh BMW abai dalam memberikan panduan perawatan yang jelas terkait penggantian cairan diferensial. Akibatnya, komponen diferensial depan dan transmisi pada SUV premium seperti X5, X6, dan X7 mengalami kerusakan parah sebelum waktunya. Gugatan tersebut berpusat pada janji BMW tentang cairan transmisi yang diklaim untuk "umur panjang kendaraan", namun kenyataannya justru memicu kerugian finansial yang signifikan bagi para pengguna.

BMW Terancam Skandal Oli Seumur Hidup Palsu
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Salah satu penggugat, pemilik BMW X5 M50i tahun 2020, terpaksa merogoh kocek hingga $6.199 atau sekitar Rp99 juta untuk mengganti diferensial depan dan belakang. Kerusakan ini terjadi saat kendaraan baru menempuh jarak sekitar 75.600 kilometer. Penggugat mengklaim, ketiadaan informasi mengenai jadwal penggantian oli diferensial menjadi penyebab utama komponen tersebut mengalami keausan dini.

Sebelumnya, BMW memiliki jadwal penggantian oli diferensial yang teratur. Namun, pada tahun 2010-an, perusahaan mengubah kebijakan menjadi rekomendasi oli "seumur hidup" tanpa menekankan pentingnya perawatan rutin. Hal ini memicu perdebatan sengit di kalangan pakar otomotif, mengingat oli pelumas sejatinya dapat mengalami degradasi kualitas seiring waktu dan pemakaian, yang pada akhirnya memengaruhi masa pakai komponen transmisi.

BMW sendiri telah merevisi panduan perawatannya untuk beberapa model mulai tahun 2025. Dalam panduan terbaru, mereka menganjurkan penggantian cairan diferensial dan kontrol traksi setiap 5 tahun atau 80.000 kilometer. Namun, kerusakan pada kendaraan penggugat terjadi jauh sebelum mencapai ambang batas baru tersebut, sehingga menimbulkan pertanyaan serius tentang validitas dan keakuratan buku panduan perawatan BMW sebelumnya.

Related Post