BYD Racco Batal Eksklusif Jepang Akankah ke RI

Author Image

Masih Lionel

6 Oktober 2026, 05:06 WIB

wartakini.id – Dunia otomotif dikejutkan dengan manuver terbaru BYD. Pabrikan raksasa asal Tiongkok ini secara mengejutkan mengubah strategi pemasaran mobil listrik mungil Racco. Padahal, pada Juli lalu mereka sempat menegaskan bahwa Racco hanya akan dijual secara eksklusif di Jepang. Kini, kendaraan berbasis kei car itu justru siap merambah pasar Sri Lanka dan Makau, memicu spekulasi kehadirannya di Indonesia.

Di Makau, keran pemesanan awal untuk Racco sudah dibuka, menandakan keseriusan BYD menggarap pasar tersebut. Sementara itu, di Sri Lanka, distributor resmi John Keells CG Auto (JKCG Auto) mengumumkan peluncuran Racco akan segera dilakukan. Hingga saat ini, banderol resmi untuk kedua negara tersebut masih menjadi misteri, dengan harga di Jepang menjadi satu-satunya acuan yang tersedia.

BYD Racco Batal Eksklusif Jepang Akankah ke RI
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Pergeseran fokus BYD ini diduga kuat karena performa Racco yang kurang memuaskan di pasar domestik Jepang. Meskipun secara nominal Racco tampak lebih terjangkau dibandingkan pesaing utamanya, Nissan Sakura, kenyataan di lapangan berkata lain. Pemerintah Jepang hanya memberikan subsidi sebesar ¥150.000 atau sekitar Rp16,4 juta untuk Racco. Angka ini jauh di bawah subsidi yang diterima Nissan Sakura yang mencapai ¥580.000 atau sekitar Rp63,4 juta.

Akibat perbedaan subsidi yang signifikan, harga jual efektif Racco justru melampaui Nissan Sakura. Setelah subsidi, Racco dibanderol ¥1.995.000 (sekitar Rp218,1 juta), lebih mahal sekitar ¥126.400 (Rp13,8 juta) dibanding Sakura yang dijual ¥1.868.600 (sekitar Rp204,3 juta). Kondisi ini jelas membuat Racco kehilangan daya saing di negeri matahari terbit.

Performa penjualan Racco di Jepang pun belum menunjukkan tanda-tanda positif. Hingga awal Agustus, pesanan yang terkumpul baru mencapai 1.002 unit, dan dalam kurun waktu kurang dari dua bulan hanya sedikit di atas 1.500 unit. Angka ini masih sangat jauh dari target ambisius 10.000 pesanan yang dicanangkan BYD hingga akhir 2026. Bahkan, dari total penjualan BYD di Jepang antara tahun 2023 hingga akhir 2025, hanya sedikit di atas 7.400 mobil yang berhasil terjual. Dengan ekspansi ke pasar baru, pertanyaan besar kini muncul: akankah BYD Racco segera menyapa konsumen di Tanah Air?

Related Post