wartakini.id – Terungkap sudah strategi jitu PT TASPEN Persero dalam menjamin masa depan jutaan peserta. Perusahaan pelat merah ini secara masif memperkuat pilar Governance Risk and Compliance GRC sebagai landasan utama pertumbuhan berkelanjutan. Komitmen ini bukan sekadar janji melainkan aksi nyata yang terus diperdalam demi menjaga kepercayaan publik.
Baca Juga
Gelaran TASPEN GRC Insight Forum TGIF 2026 yang dihelat di Jakarta belum lama ini menjadi panggung utama komitmen tersebut. Mengusung tema "Membangun Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Integritas Ketahanan dan Kolaborasi Proaktif" acara ini sukses menarik perhatian. Forum bergengsi ini dihadiri oleh Managing Director Risk Management PT Danantara Asset Riko Banardi sebagai pembicara kunci serta pakar Anti-Money Laundering & Financial Crime Dr Yunus Husein dan pakar Corporate Law & Governance Dr Hendry Julian Noor. Seluruh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi TASPEN Direksi Anak Perusahaan pimpinan unit kerja Kantor Pusat Branch Manager hingga insan TASPEN dari seluruh Indonesia turut berpartisipasi baik secara luring maupun daring.

Komisaris Utama TASPEN Fary Djemy Franscis menegaskan bahwa penguatan GRC tak cukup hanya di atas kertas. Ia harus diiringi dengan semangat belajar dan perbaikan tiada henti dari seluruh elemen organisasi. "Di balik setiap pembayaran hak peserta yang tepat waktu tersembunyi ketelitian koordinasi dan pengabdian luar biasa yang seringkali luput dari pandangan publik" ujar Fary. "Terima kasih kepada seluruh insan TASPEN yang telah menghadirkan kepastian bagi jutaan keluarga" tambahnya penuh apresiasi.
Langkah strategis ini bukan tanpa alasan. TASPEN menyadari betul dinamika bisnis yang terus berputar cepat didorong oleh akselerasi digitalisasi serta agenda besar transformasi BUMN di bawah payung Danantara Indonesia. Dengan GRC yang kokoh TASPEN optimis mampu memperkuat kinerja tata kelola perusahaan sekaligus menjaga amanah besar yang diemban kepada para peserta. Ini adalah bagian krusial dalam membangun organisasi yang adaptif terhadap perubahan sekaligus menjamin keberlangsungan layanan prima.





































