Leapmotor Geser Raksasa Mobil Listrik China

Author Image

Masih Lionel

5 November 2026, 05:06 WIB

wartakini.id – Dunia otomotif global tengah diguncang oleh performa luar biasa Leapmotor yang mencatatkan lonjakan penjualan fantastis. Pada Oktober 2026, merek asal China ini berhasil mencatatkan pertumbuhan hingga 50,99 persen secara tahunan dengan total pengiriman mencapai 106.127 unit ke pasar dunia. Pencapaian fenomenal ini secara otomatis menendang nama besar seperti Great Wall Motor dan Nio dari jajaran sepuluh besar produsen mobil listrik terlaris di China.

Keberhasilan Leapmotor bukan sekadar keberuntungan sesaat karena mereka telah berhasil menembus angka pengiriman di atas 100.000 unit selama empat bulan berturut-turut. Tren positif ini membawa mereka semakin dekat untuk menembus target pengiriman dua juta unit pada bulan November mendatang. Jika dibandingkan dengan kompetitornya, angka ini jauh melampaui Great Wall Motor yang hanya mampu menjual 49.499 unit serta Nio yang mencatatkan 34.246 unit pada periode yang sama.

Leapmotor Geser Raksasa Mobil Listrik China
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Meski Leapmotor sedang naik daun, dominasi BYD di puncak klasemen masih belum tergoyahkan. Raksasa ini berhasil menguasai pasar dengan penjualan global mencapai 483.125 unit. Angka tersebut hampir dua kali lipat lebih besar dibandingkan SAIC yang berada di posisi kedua dengan 266.023 unit. Kekuatan BYD didorong oleh lini produk populer seperti seri Dynasty dan Ocean yang menjadi tulang punggung utama penjualan mereka.

Di sisi lain peta persaingan, terdapat dinamika yang kontras antara merek yang meroket dan yang justru terjun bebas. Xpeng berhasil mencetak rekor pengiriman bulanan dengan kenaikan signifikan, termasuk lonjakan ekspor luar negeri yang mencapai 166 persen. Namun, kabar buruk datang dari HIMA, aliansi mobil pintar besutan Huawei. Alih-alih mengikuti tren pertumbuhan, HIMA justru mengalami kemerosotan tajam hingga 50,8 persen secara tahunan, menjadikannya merek dengan penurunan paling drastis di tengah persaingan ketat industri kendaraan listrik saat ini.

Related Post