Mercedes-Benz Terancam Kecepatan Otomotif China

Author Image

Masih Lionel

5 November 2026, 17:34 WIB

wartakini.id – Raksasa otomotif asal Jerman Mercedes-Benz akhirnya angkat bicara mengenai tekanan hebat yang datang dari industri mobil Tiongkok. Perusahaan mewah ini mengakui bahwa kecepatan produsen asal Negeri Tirai Bambu dalam meluncurkan model kendaraan baru kini berada pada level yang sangat sulit untuk dikejar.

Chief Technology Officer Mercedes-Benz JÃrg Burzer mengungkapkan kekagumannya terhadap efisiensi luar biasa yang dimiliki pabrikan Tiongkok. Menurutnya, keunggulan mereka bukan sekadar soal durasi produksi yang singkat, melainkan ketajaman dalam membaca keinginan serta selera konsumen secara presisi.

Mercedes-Benz Terancam Kecepatan Otomotif China
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Kondisi ini memaksa Mercedes-Benz untuk segera melakukan transformasi besar-besaran. Perusahaan berencana mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan atau AI secara masif guna memangkas waktu pengembangan kendaraan agar tetap kompetitif di pasar global.

Langkah agresif ini diambil menyusul merosotnya angka penjualan Mercedes-Benz di pasar Tiongkok yang merupakan wilayah paling vital bagi mereka. Data menunjukkan penurunan drastis pada tahun 2025 sebesar 19 persen dengan total penjualan mencapai 551.932 unit. Tren negatif ini bahkan berlanjut hingga tahun 2026 di mana pengiriman kendaraan terpangkas hingga 29 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Meski menghadapi tantangan berat di pasar Asia, Mercedes-Benz menegaskan komitmennya untuk tetap bertarung di pasar Tiongkok maupun Eropa melalui inovasi teknologi terbaru.

Related Post