Nasib Motor Listrik Indonesia di Tengah Dominasi Honda

Author Image

Masih Lionel

6 November 2026, 17:06 WIB

wartakini.id – Ketimpangan drastis terlihat jelas saat membandingkan laju penjualan sepeda motor konvensional dengan kendaraan listrik di Indonesia. Di saat pabrikan masih menyalurkan lebih dari lima juta unit motor bensin ke dealer, angka penjualan motor listrik justru tertahan di angka yang sangat kecil yakni hanya sekitar delapan belas ribu unit saja.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan fenomena di Vietnam. Meski pasar motor mereka lebih kecil, penetrasi motor listrik di sana melesat tajam hingga mencapai hampir satu juta unit. Di Vietnam, satu dari tiga motor baru yang terjual adalah motor listrik, didorong oleh kekuatan merek VinFast yang berhasil menggeser dominasi pemain lama.

Nasib Motor Listrik Indonesia di Tengah Dominasi Honda
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Sementara itu, Indonesia seolah jalan di tempat. Dari ratusnya motor baru yang beredar, belum sampai satu persen yang menggunakan tenaga listrik. Padahal, pasar Indonesia sebenarnya sudah sangat ramai dengan kehadiran lebih dari 30 merek, mulai dari produk lokal hingga merek asal China yang mulai membanjiri jalanan.

Persoalan utamanya bukan pada minimnya pemain, melainkan pada kemampuan merek-merek baru tersebut untuk mengubah kebiasaan konsumen. Di Indonesia, dominasi pemain besar seperti Honda masih sangat kuat, namun transisi ke energi hijau terasa lambat.

Salah satu faktor penghambat adalah ketidakpastian insentif. Rencana pemberian subsidi yang diharapkan dapat menekan harga beli belum juga terealisasi secara nyata. Hal ini membuat calon pembeli cenderung menunda keputusan untuk beralih ke motor listrik, mengingat nilai insentif yang dijanjikan belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap harga jual di pasar.

Related Post