Nasib Tragis Cybertruck Tesla Terancam Punah

Author Image

Masih Lionel

7 November 2026, 17:34 WIB

wartakini.id – Ambisi Elon Musk untuk menguasai pasar pikap listrik tampaknya menemui jalan buntu yang sangat terjal. Kendaraan ikonik Tesla Cybertruck kini berada dalam situasi kritis setelah angka penjualannya di Amerika Serikat terjun bebas hingga mencapai 48 persen pada tahun 2025.

Kondisi ini memaksa Tesla mengambil langkah drastis dengan merencanakan pengurangan produksi di pabrik Texas pada pertengahan 2027 mendatang. Melalui platform X, sang CEO mengonfirmasi bahwa fokus perusahaan akan segera bergeser. Kapasitas manufaktur yang ada akan dialihkan untuk memacu produksi Cybercab, proyek taksi robot swakemudi yang menjadi prioritas masa depan Tesla.

Nasib Tragis Cybertruck Tesla Terancam Punah
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Data dari Kelley Blue Book mengungkap fakta pahit di balik kegagalan ini. Jika pada tahun 2024 Cybertruck mampu terjual sebanyak 38.965 unit, angka tersebut merosot tajam menjadi hanya 20.237 unit di tahun berikutnya. Realitas ini sangat kontras dengan optimisme awal Musk yang memprediksi angka penjualan tahunan bisa menyentuh 250.000 unit.

Secara mengejutkan, pencapaian penjualan pada 2025 tersebut hanya mencakup sekitar delapan persen dari target ambisius yang telah ditetapkan sebelumnya. Alih-alih berhasil menggulingkan dominasi raksasa otomotif seperti Ford dan General Motors, Cybertruck justru kesulitan menembus pasar yang lebih luas.

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah produksi pikap futuristik ini akan dipindahkan ke lokasi lain atau justru dihentikan secara permanen. Mengingat pabrik Austin merupakan satu-satunya fasilitas yang memiliki spesifikasi teknis untuk merakit komponen khusus kendaraan ini, keputusan Tesla nantinya akan menjadi penentu apakah Cybertruck akan tetap hidup atau menjadi sejarah otomotif yang gagal.

Related Post