wartakini.id – Dunia otomotif global dikejutkan oleh drama naik turunnya harga saham raksasa asal Jepang, Nissan Motor. Setelah sempat menyentuh titik nadir yang belum pernah terjadi selama setengah abad terakhir, saham perusahaan ini secara mengejutkan mampu melakukan lonjakan signifikan dalam waktu singkat.
Baca Juga
Keterpurukan Nissan mencapai puncaknya pada awal November 2026 ketika nilai sahamnya merosot tajam hingga menyentuh angka 259 yen per lembar. Angka ini merupakan level terendah yang pernah dicatatkan perusahaan sejak tahun 1975 silam. Penurunan drastis ini memicu kepanikan di kalangan investor akibat kekhawatiran terhadap masa depan perusahaan.

Namun, badai tersebut tidak berlangsung lama. Pada hari berikutnya, saham Nissan justru menunjukkan taringnya dengan bangkit sebesar 10,5 persen dan ditutup pada posisi 293 yen. Fenomena ini terjadi saat para investor mulai menimbang kembali efektivitas strategi pemulihan yang tengah dijalankan manajemen.
Kondisi ini sebenarnya merupakan dampak dari rentetan tantangan berat yang dihadapi Nissan sepanjang tahun 2026. Sejak kepemimpinan Ivan Espinosa dimulai pada April 2025, nilai saham Nissan tercatat telah terkoreksi hingga 17 persen. Faktor utama yang menjadi pemicu adalah merosotnya angka penjualan global serta keraguan pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam mencetak laba.
Data menunjukkan bahwa Nissan terpaksa menurunkan target penjualan global mereka untuk tahun fiskal mendatang. Penurunan performa ini terlihat jelas di pasar Tiongkok yang mengalami kemerosotan penjualan hingga 15 persen akibat persaingan yang sangat sengit. Meski demikian, Nissan masih mencatatkan pertumbuhan positif di pasar Amerika Serikat sebesar 5,5 persen.
Meski situasi terlihat genting, para ahli pasar menilai bahwa anjloknya saham Nissan bukanlah sinyal bahwa industri otomotif Jepang secara keseluruhan sedang berada dalam krisis. Hal ini lebih merupakan dinamika internal perusahaan dalam menghadapi tekanan biaya insentif dan perubahan peta persaingan global.





































