Wartakini.id – Tottenham Hotspur sukses meraih kemenangan telak 3-1 atas Bodø/Glimt di leg pertama semifinal Liga Europa. Namun, kekalahan tersebut tak membuat Glimt patah arang. Gol dramatis di menit-menit akhir membuka peluang bagi tim Norwegia untuk membalikkan keadaan di leg kedua.

Related Post
Pertandingan di London dimulai dengan mimpi buruk bagi Glimt. Baru 39 detik laga berjalan, Brennan Johnson sudah mencetak gol cepat memanfaatkan kesalahan pertahanan Glimt. Analis NRK, Carl-Erik Torp menyebutnya sebagai skenario terburuk. Kritik pun dilayangkan kepada Ole Didrik Blomberg yang dinilai kurang agresif dalam duel sebelum gol tercipta.

Meski sempat mendominasi permainan sekitar menit ke-30, kesalahan fatal kembali menghantui Glimt. James Maddison memperbesar keunggulan Tottenham menjadi 2-0 dengan gol ciamiknya. Analis NRK, Kristoffer Løkberg, menilai gol tersebut menunjukkan perbedaan kualitas di momen krusial.
Babak kedua semakin berat bagi Glimt setelah VAR menganulir keputusan wasit dan memberikan penalti kepada Tottenham. Dominic Solanke sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo, membuat skor menjadi 3-0. Kekecewaan terlihat jelas dari Patrick Berg yang hanya bisa menyaksikan dari tribun karena skorsing.
Namun, semangat juang Glimt tak padam. Delapan menit sebelum laga usai, Ulrik Saltnes mencetak gol indah yang membangkitkan asa. Gol tandang ini menjadi modal berharga bagi Glimt jelang leg kedua di Aspmyra pada 8 Mei mendatang. Kristoffer Løkberg optimistis Glimt bisa memanfaatkan momentum ini untuk membalikkan keadaan.
Meskipun kalah, Glimt pulang dengan kepala tegak. Kepercayaan diri yang tumbuh dan dukungan penuh di kandang sendiri membuat peluang lolos ke final Liga Europa masih terbuka lebar. Pertandingan leg kedua diprediksi akan berlangsung sengit dan menegangkan. Final Liga Europa sendiri akan digelar di Bilbao pada 21 Mei.











Tinggalkan komentar