Wartakini.id – Bayern Munchen menciptakan sejarah baru di Piala Dunia Antarklub 2025 dengan kemenangan telak 10-0 atas Auckland City di TQL Stadium, Cincinnati. Kemenangan ini sekaligus menjadi margin kemenangan terbesar sepanjang sejarah turnamen yang digelar sejak tahun 2000, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Al Hilal (6-1 atas Al Jazira pada 2022).

Related Post
Jamal Musiala menjadi bintang lapangan dengan hattricknya, sementara Thomas Müller, Michael Olise, dan Kingsley Coman masing-masing mencetak dua gol. Sacha Boey melengkapi pesta gol Bayern. Ironisnya, kapten Timnas Inggris, Harry Kane, mandul dan ditarik keluar di menit ke-60. Penampilan gemilang kiper Auckland City, Conor Tracey, hanya mampu sedikit meredam gempuran Bayern.

Kemenangan ini menempatkan Bayern Munchen di puncak klasemen Grup C, meninggalkan Auckland City – juara Liga Champions Oseania empat tahun berturut-turut – di dasar klasemen. Benfica dan Boca Juniors menjadi pesaing Bayern di grup tersebut untuk memperebutkan tiket ke babak gugur.
Format baru Piala Dunia Antarklub 2025 dengan 32 tim, berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya yang hanya melibatkan tujuh tim, menuai kritik. Perbedaan kualitas yang signifikan antara klub-klub besar Eropa dengan tim dari konfederasi lain, seperti terlihat dalam laga Bayern vs Auckland, menjadi sorotan utama. Bahkan laga pembuka antara Inter Miami dan Al Ahly berakhir imbang tanpa gol.
Meski demikian, daya tarik finansial turnamen ini sangat besar. Klub-klub top Eropa, termasuk Bayern, mendapatkan £29,6 juta hanya untuk berpartisipasi. Kemenangan di semua laga bisa menghasilkan hampir £97 juta. Faktor finansial ini menjadi daya tarik utama bagi klub-klub besar, meskipun potensi gangguan terhadap jadwal pramusim dan bursa transfer menjadi pertimbangan.
Thomas Tuchel, pelatih Timnas Inggris, bahkan menyoroti potensi keuntungan Liverpool dan Arsenal di Liga Inggris musim depan karena tidak berpartisipasi di Piala Dunia Antarklub, berbeda dengan Chelsea dan Manchester City. Namun, dengan aturan keuangan yang ketat di Premier League, peluang mendapatkan hampir £100 juta tetap menjadi godaan yang sulit ditolak.











Tinggalkan komentar