Bahaya Mengintai! China Larang Gagang Pintu Tersembunyi

Bahaya Mengintai! China Larang Gagang Pintu Tersembunyi

wartakini.id – Pemerintah China, pasar otomotif terbesar di dunia, kembali membuat gebrakan dengan mengeluarkan regulasi baru yang akan mengubah lanskap desain mobil secara signifikan. Mulai tahun 2027, desain gagang pintu mobil tersembunyi yang sepenuhnya elektrik dan tanpa mekanisme pembuka manual akan resmi dilarang. Langkah tegas ini diambil oleh Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China (MIIT) sebagai respons terhadap serangkaian insiden fatal yang menyoroti risiko keselamatan penumpang, terutama dalam kasus kecelakaan kendaraan listrik (EV).

Related Post

Selama beberapa tahun terakhir, gagang pintu tersembunyi menjadi tren populer di kalangan produsen mobil, terutama untuk model-model premium dan EV, dengan alasan estetika yang ramping dan peningkatan aerodinamika. Desain ini memungkinkan bodi mobil tampil lebih mulus dan mengurangi hambatan udara, yang konon berkontribusi pada efisiensi bahan bakar atau jangkauan baterai.

Bahaya Mengintai! China Larang Gagang Pintu Tersembunyi
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Namun, di balik tampilan modern tersebut, muncul kekhawatiran serius. Laporan-laporan menunjukkan bahwa dalam situasi kecelakaan, khususnya pada EV, sistem pembuka pintu elektronik seringkali gagal berfungsi. Hal ini menyebabkan penumpang terjebak di dalam kabin, bahkan dalam kondisi darurat seperti kebakaran, menghambat upaya penyelamatan dan berujung pada konsekuensi tragis. Insiden-insiden inilah yang mendorong Beijing untuk bertindak.

Regulasi yang diumumkan pada awal Februari 2026 ini secara eksplisit mewajibkan semua pintu kendaraan, kecuali pintu bagasi, untuk dilengkapi dengan fungsi pembuka mekanis. Artinya, meskipun desain tersembunyi masih diperbolehkan, harus ada opsi manual yang dapat diakses dari luar maupun dalam untuk membuka pintu, terlepas dari kondisi kelistrikan kendaraan. Ini memastikan bahwa dalam keadaan darurat, pintu dapat selalu dibuka secara fisik.

Untuk model kendaraan baru, aturan ini akan berlaku efektif mulai 1 Januari 2027. Sementara itu, bagi model yang sudah mendapatkan persetujuan pasar sebelumnya, produsen diberikan kelonggaran waktu hingga 1 Januari 2029 untuk melakukan adaptasi desain agar sesuai dengan standar keselamatan nasional tersebut.

Keputusan China ini diperkirakan akan memiliki dampak besar pada industri otomotif global. Sebagai pasar terbesar dan pusat inovasi EV, standar keselamatan yang ditetapkan China seringkali menjadi patokan yang diadopsi oleh produsen di seluruh dunia. Ini menandai pergeseran prioritas yang jelas: dari sekadar mengejar estetika dan efisiensi aerodinamis, kini keselamatan penumpang menjadi pertimbangan utama yang tak bisa ditawar. Produsen mobil kini dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan inovasi desain dengan kepatuhan terhadap standar keselamatan yang lebih ketat.

Langkah progresif dari Beijing ini diharapkan dapat meningkatkan standar keselamatan kendaraan secara menyeluruh, memastikan bahwa setiap penumpang dapat dievakuasi dengan aman dalam kondisi darurat, dan mencegah terulangnya tragedi di masa depan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar