Ekspor Indonesia Tak Gentar Tarif AS, Pasar Eropa Jadi Peluang Emas!

Ekspor Indonesia Tak Gentar Tarif AS, Pasar Eropa Jadi Peluang Emas!

Wartakini.id, LABUAN BAJO – Kabar baik bagi perekonomian Indonesia! Di tengah tantangan tarif impor 19% yang diberlakukan Amerika Serikat, Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) membuka pintu lebar bagi ekspansi pasar ekspor ke Benua Biru.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual, menyatakan optimismenya terkait prospek perdagangan Indonesia. Menurutnya, ketidakpastian yang sempat menghantui akibat kebijakan tarif Presiden Trump kini mulai mereda. Keputusan terkait besaran tarif impor terhadap negara mitra dagang telah ditetapkan, memberikan kejelasan bagi pelaku usaha.

Ekspor Indonesia Tak Gentar Tarif AS, Pasar Eropa Jadi Peluang Emas!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Ketidakpastian sekarang menurun. Jadi, jika tarif di atas 100%, orang sudah pasti tidak akan bisa berdagang. Dari situ ditekan dan sekarang diputuskan," ujar David dalam diskusi yang diadakan Bank Indonesia, Kamis (18/7/2025), membahas kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas dan perkembangan ekonomi terkini.

David menambahkan, dengan keputusan yang telah diambil, sejumlah produk unggulan Indonesia tetap memiliki daya saing di pasar AS. Ia mencontohkan ekspor pakaian yang mencapai 30%, furnitur 60%, serta produk kulit dan wig yang permintaannya cukup tinggi di Negeri Paman Sam.

"Ini peluang yang bisa ditambah lagi karena tarif kita lebih rendah. Kita sangat bisa bersaing dengan Malaysia. Produk lain juga kami harap seperti tekstil bisa bersaing untuk produk yang sama. Apalagi Eropa tarifnya 50%, jadi hal ini tidak menjadi masalah," tegasnya. Dengan tarif yang lebih kompetitif di Uni Eropa, Indonesia berpotensi meningkatkan ekspor tekstil dan produk lainnya, menjadikan pasar Eropa sebagai peluang emas di tengah tantangan global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar