Wartakini.id – Pertandingan semifinal Liga Champions 2024/2025 antara Inter Milan dan Barcelona menjadi laga spektakuler dengan total 12 gol yang tercipta dalam dua leg. Pertarungan sengit ini bahkan harus ditentukan lewat babak perpanjangan waktu.

Related Post
Babak pertama dimulai dengan tempo yang cukup hati-hati. Lamine Yamal, pemain muda Barcelona, menunjukkan kecepatan dan skill, namun belum mampu menciptakan ancaman berarti. Inter Milan, di bawah arahan Simone Inzaghi, memanfaatkan lebar lapangan dengan efektif. Strategi ini membuahkan hasil di menit ke-21, Lautaro Martinez mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Denzel Dumfries, membawa Inter unggul 1-0 (agregat 4-3). Keunggulan Inter bertambah menjelang turun minum lewat penalti yang sukses dieksekusi Hakan Çalhanoğlu, skor menjadi 2-0 (agregat 5-3).

Babak kedua menyajikan drama remontada Barcelona. Meskipun gol Acerbi dianulir karena offside, Barcelona bangkit. Eric Garcia mencetak gol voli spektakuler di menit ke-53, disusul gol sundulan Dani Olmo tujuh menit kemudian, menyamakan kedudukan 2-2 (agregat 5-5). Barcelona bahkan hampir berbalik unggul, namun VAR membatalkan penalti. Namun, Raphinha mencetak gol di menit ke-87, membawa Barcelona unggul untuk pertama kalinya dalam laga dua leg (agregat 6-5).
Namun, drama belum berakhir. Francesco Acerbi, veteran berusia 37 tahun, mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-93, gol pertamanya di kompetisi Eropa, memaksa laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu dengan skor imbang 3-3 (agregat 6-6).
Di babak perpanjangan waktu, Davide Frattesi menjadi pahlawan Inter. Memanfaatkan kerja sama apik dengan Marcus Thuram dan Taremi, Frattesi mencetak gol di menit ke-99, membawa Inter unggul 4-3 (agregat 7-6). Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Inter Milan ke final Liga Champions 2024/2025, dengan laga semifinal ini tercatat sebagai salah satu laga semifinal dengan agregat gol tertinggi sepanjang sejarah Liga Champions, menyamai rekor Liverpool vs Roma (2017/18).











Tinggalkan komentar