wartakini.id – Pekan perdagangan di Bursa Efek Indonesia BEI baru saja berakhir dengan sentimen negatif yang cukup kuat. Indeks Harga Saham Gabungan IHSG mencatat pelemahan signifikan sebesar 328 persen dalam sepekan terakhir. Kondisi ini menyeret sejumlah saham ke jurang penurunan harga yang tajam.
Baca Juga
Dari sekian banyak emiten sepuluh di antaranya harus menelan pil pahit sebagai penghuni daftar saham dengan kerugian terbesar. Periode 28 September hingga 2 Oktober 2026 menjadi saksi bisu anjloknya nilai pasar sejumlah perusahaan yang membuat investor harus gigit jari.

PT Fortune Indonesia Tbk FORU memimpin daftar kelam ini dengan penurunan paling mencolok. Saham FORU terjun bebas hingga 5472 persen. Bayangkan harga sahamnya merosot drastis dari Rp360 menjadi hanya Rp163 per lembar. Sebuah pukulan telak bagi para investornya yang menyaksikan portofolio mereka terkikis dalam sekejap.
Tak hanya FORU PT MDTV Media Technologies Tbk NETV juga tak luput dari tekanan jual masif. Saham NETV menyusut 34 persen. Dari posisi Rp50 di awal pekan kini nilainya hanya Rp33 per saham. Penurunan ini menunjukkan betapa rentannya beberapa sektor terhadap gejolak pasar yang tak terduga.
Dua emiten ini hanyalah sebagian kecil dari deretan panjang saham yang terperosok dalam satu pekan terakhir. Kondisi pasar yang bergejolak menuntut kehati-hatian ekstra bagi para pelaku pasar untuk menyusun strategi investasi mereka.





































