Wartakini.id – Kekalahan telak 0-2 dari Port FC di laga pembuka Piala Presiden 2025 menjadi pil pahit bagi Persib Bandung. Pertandingan Minggu (6/7) sore di Stadion Si Jalak Harupat, seharusnya menjadi panggung bagi sang juara bertahan Liga 1, justru berujung pada kekalahan memalukan di hadapan pendukung sendiri.

Related Post
Persib, yang diperkuat banyak pemain baru, tampil menyerang sejak awal. Namun, efektivitas di depan gawang menjadi masalah besar. Saddil Ramdani dan kawan-kawan kesulitan menembus pertahanan solid Port FC. Sebaliknya, tim tamu yang beberapa kali bertahan, justru mampu mengancam gawang Teja Paku Alam.

Gol pertama Port FC tercipta di menit 45+3 melalui Bordin Phala yang memanfaatkan celah di lini belakang Persib. Keunggulan tim tamu semakin bertambah di menit 66 setelah Al Hamra Hehanusa melakukan pelanggaran di kotak penalti, yang berbuah penalti dan sukses dieksekusi Peeradol Chamrasamee.
Meskipun Bojan Hodak melakukan lima pergantian pemain di babak kedua untuk membalikkan keadaan, upaya Persib tetap sia-sia. Mereka kesulitan menciptakan peluang emas dan gagal mencetak gol. Skor 2-0 untuk kemenangan Port FC bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini menempatkan Port FC di puncak klasemen Grup B, sementara Persib terpuruk di dasar klasemen. Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Persib di awal pramusim, khususnya dalam hal efektifitas serangan dan soliditas pertahanan. Pertandingan ini juga menjadi catatan penting bagi pelatih Bojan Hodak untuk melakukan evaluasi dan perbaikan tim sebelum menghadapi laga-laga selanjutnya.











Tinggalkan komentar