wartakini.id – Jakarta. Setelah sempat menimbulkan kekhawatiran dan mengganggu operasional sebagian layanan transportasi publik, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan seluruh pasokan listrik di Ibu Kota telah pulih total 100% pada Kamis malam, 9 April 2026. Pemulihan ini membawa kelegaan bagi warga Jakarta yang sebelumnya merasakan dampak gangguan.

Related Post
Menurut Haris Andika, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, upaya pemulihan berjalan cepat. "Kami pastikan 100% menyala. Seluruh area yang sebelumnya terdampak gangguan suplai dari Gardu Induk kini telah kembali normal sepenuhnya sejak pukul 20.00 WIB," ungkap Haris. Ia merinci wilayah-wilayah yang kini telah terang benderang meliputi Angke, Kebon Jeruk, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Mampang, Ketapang, dan Karet.

Gangguan listrik ini sempat memengaruhi operasional MRT Jakarta. Meski demikian, layanan kereta bawah tanah tersebut tetap beroperasi. Melalui akun X resminya, @mrtjakarta, pihak MRT menginformasikan bahwa gangguan sedang ditangani oleh tim terkait dan mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap tenang serta mengikuti arahan petugas di stasiun maupun di dalam kereta.
Situasi serupa juga dialami oleh layanan KRL Commuter Line. Di Stasiun Duri, Jakarta Barat, pemadaman listrik terjadi sejak pukul 18.10 WIB. Namun, berkat kesigapan petugas dan pasokan genset stasiun, operasional kereta, layanan penjualan tiket, serta gate elektronik untuk tap-in dan tap-out tetap berfungsi normal. Listrik dari PLN akhirnya kembali menyala pada pukul 19.40 WIB, memulihkan seluruh fasilitas layanan pengguna.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi pemulihan tersebut. "Pada pukul 19.40 WIB, aliran listrik dari PLN telah kembali normal sepenuhnya, dan seluruh fasilitas layanan pengguna kembali beroperasi seperti sedia kala," jelas Leza. Ia menambahkan imbauan agar pengguna tetap tenang dan selalu mengikuti arahan petugas di stasiun demi kenyamanan dan keamanan bersama.









Tinggalkan komentar