Wartakini.id – Indonesia menorehkan sejarah baru dalam upaya mencapai swasembada pangan. Hari ini, penanaman jagung secara serentak di 36 wilayah Indonesia seluas 795.339,53 hektare sukses digelar. Langkah monumental ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Related Post
Anggota DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini, yang diyakininya akan memperkuat kedaulatan pangan dan mempercepat terwujudnya swasembada. "Ini prestasi luar biasa yang patut kita banggakan," tegas Titiek.

Titiek juga mengingatkan kembali pidato kenegaraan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya kemandirian pangan dan pengurangan ketergantungan impor. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama seluruh elemen bangsa. Salah satu yang mendapat sorotan adalah peran aktif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
"Polri telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendukung produksi jagung nasional," puji Titiek. Menurutnya, keterlibatan Polri sangat komprehensif, mulai dari pengadaan lahan, distribusi bibit unggul dan pupuk, proses penanaman, hingga pendampingan petani dan jaminan penyerapan hasil panen.
Lebih lanjut, Titiek menyebutkan sejumlah langkah strategis Polri dalam mendukung ketahanan pangan, termasuk rekrutmen bintara khusus, pengembangan aplikasi Gugus Tugas Ketahanan Pangan, inovasi bibit unggul, pembangunan 18 gudang pangan, dan fasilitasi ekspor jagung. Sukses panen raya jagung lebih dari 2 juta ton pada kuartal I dan II 2025 menjadi bukti nyata komitmen Polri. Penanaman jagung serentak kuartal III 2025 dan pemanfaatan lahan perhutanan sosial semakin memperkuat optimisme.
"Dengan kontribusi Polri dan seluruh pihak, cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia bukan lagi sekadar mimpi," pungkas Titiek dengan penuh keyakinan.









Tinggalkan komentar