Wartakini.id – Pertandingan Manchester City melawan Al-Hilal di babak 16 besar Piala Dunia Antar Klub diwarnai kontroversi besar. Sembilan menit laga berjalan, Bernardo Silva mencetak gol, namun prosesnya memicu kemarahan pendukung Al-Hilal. Mereka menilai ada handball dari Rayan Ait-Nouri sebelum Silva mencetak gol.

Related Post
Tayangan ulang menunjukkan bola memang mengenai lengan Ait-Nouri. Para pemain Al-Hilal langsung mengepung wasit Jesús Valenzuela, menuntut tinjauan VAR. Protes keras juga datang dari tribun. Namun, VAR memutuskan bola mengenai bagian atas lengan, sehingga tidak dianggap pelanggaran handball.

Meski aturan VAR tak mewajibkan, Valenzuela mengambil langkah tak biasa: menjelaskan keputusannya lewat pengeras suara stadion. Langkah ini diambil untuk meredakan ketegangan yang sudah sangat tinggi. Namun, penjelasannya nyaris tak terdengar di tengah gemuruh protes penonton yang tak terima.
Kejadian ini menunjukkan betapa sensitifnya keputusan VAR dalam sepak bola modern. Di lapangan, City sebenarnya menciptakan banyak peluang, namun kiper Al-Hilal, Yassine Bounou, tampil gemilang. Insiden kontroversial ini pun menjadi sorotan utama pertandingan, bukan performa kedua tim.
Jika lolos, City akan menghadapi Fluminense di perempat final, dengan potensi laga melawan Chelsea di semifinal.











Tinggalkan komentar