wartakini.id – Wajah baru Ibu Kota Nusantara (IKN) kini semakin nyata dengan rencana pembangunan delapan menara hunian vertikal yang super megah. Proyek strategis ini disiapkan khusus untuk menampung para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan menjalankan roda pemerintahan di jantung pemerintahan baru tersebut.
Baca Juga
Melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), PT Nindya Karya (Persero) resmi mengamankan proyek pembangunan di Wilayah Perencanaan (WP) 1A, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Langkah ini menandai babak baru dalam penyediaan fasilitas tempat tinggal yang modern dan terintegrasi di ibu kota masa depan Indonesia.

Proyek ambisius ini akan berdiri di atas lahan seluas 68.390 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 82.666 meter persegi. Sebanyak 288 unit hunian akan tersedia di dalam delapan tower tersebut, di mana setiap unitnya memiliki luas yang sangat lega yakni 190 meter persegi.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, yang turut hadir dalam seremoni penandatanganan tersebut, menyatakan bahwa masifnya pembangunan di IKN bukan sekadar membangun fisik bangunan. Menurutnya, proyek ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan pembuka lapangan kerja yang luas bagi masyarakat sekitar.
Untuk memastikan kenyamanan penghuninya, pengelolaan delapan menara hunian ini nantinya akan diserahkan kepada PT Nindya Estate Management, yang merupakan anak perusahaan dari PT Nindya Karya (Persero). Kehadiran hunian vertikal ini diharapkan mampu mendukung produktivitas ASN dalam menjalankan tugas negara di pusat pemerintahan yang baru.





































