BYD Kuasai EV RI, Tak Goyah Meski Subsidi Hilang!

BYD Kuasai EV RI, Tak Goyah Meski Subsidi Hilang!

wartakini.id – Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIEXPO Kemayoran menjadi saksi bisu sebuah paradoks menarik. Di tengah ancaman penghapusan total insentif pajak kendaraan listrik (EV) mulai tahun 2026, raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, justru memancarkan optimisme yang kuat. Kebijakan ini, yang berpotensi menjadi "rem darurat" bagi pertumbuhan pasar EV, nampaknya tak sedikit pun menggoyahkan kepercayaan diri BYD yang telah mendominasi lebih dari separuh pasar EV nasional.

Tahun 2026 memang akan menjadi era baru bagi industri kendaraan listrik di Indonesia. Setelah bertahun-tahun menikmati subsidi dan pembebasan pajak yang mempermudah konsumen, pasar kini dituntut untuk mandiri. Tanpa insentif tersebut, harga kendaraan listrik diprediksi akan kembali ke level normal, sebuah skenario yang secara teori dapat menekan minat beli masyarakat. Namun, keramaian di gerai BYD selama IIMS 2026 seolah menepis tesis tersebut, menunjukkan daya tarik yang tak lekang oleh kebijakan.

BYD Kuasai EV RI, Tak Goyah Meski Subsidi Hilang!
Gambar Istimewa : pict.sindonews.net

Data penjualan tahun 2025 menjadi fondasi kuat di balik keyakinan BYD. Sepanjang tahun tersebut, BYD Indonesia berhasil membukukan penjualan fantastis sebanyak 54.100 unit kendaraan listrik. Angka ini bukan sekadar deretan digit, melainkan simbol dominasi yang tak terbantahkan. Dengan capaian tersebut, BYD menguasai sekitar 52 persen dari total penjualan EV nasional. Ini berarti, dari setiap dua unit mobil listrik yang terjual di Indonesia, satu di antaranya adalah produk besutan BYD.

Posisi dominan ini menempatkan BYD dalam posisi strategis untuk menghadapi tantangan tanpa subsidi. Mereka telah membangun basis konsumen yang loyal dan kepercayaan pasar yang tinggi sebelum kebijakan penghapusan insentif diberlakukan. Optimisme BYD di IIMS 2026 bukan tanpa alasan; mereka telah membuktikan diri sebagai pemain kunci yang mampu beradaptasi dan tetap unggul, bahkan ketika pasar EV Indonesia dipaksa untuk berdiri di atas kakinya sendiri.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar