Geger! SPPG Nakal Mark Up Harga MBG, Izin Langsung Dicabut!

Related Post
wartakini.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan ini diambil menyusul terungkapnya praktik mark up harga bahan baku yang merugikan negara. Sebagai konsekuensinya, izin operasional SPPG-SPPG nakal tersebut resmi dicabut per Minggu, 5 April 2026. Langkah ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh mitra pelaksana program.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa praktik mark up harga merupakan pelanggaran serius. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya mencoreng integritas program, tetapi juga berpotensi besar merugikan keuangan negara yang dialokasikan untuk pemenuhan gizi masyarakat.
Nanik menambahkan, BGN tidak akan mentolerir mitra yang terbukti melakukan mark up harga secara tidak wajar, apalagi sampai menekan Kepala SPPG, pengawas gizi, dan pengawas keuangan. "Mitra yang mark up harga gila-gilaan dan menekan para pengawas, akan saya minta kedeputian Tauwas untuk melakukan suspend tanpa pemberian insentif karena termasuk pelanggaran berat," ujarnya, dikutip dari wartakini.id.
BGN menekankan bahwa tidak ada ruang bagi kompromi terhadap pelanggaran semacam ini. Mitra pelaksana diharapkan menjalankan tugasnya secara profesional dan berintegritas, mengingat pemerintah telah menyediakan dukungan insentif yang memadai untuk kelancaran program MBG.
"Saya minta untuk tidak diberikan insentif juga karena mitra yang demikian tidak akan pernah puas. Sudah diberikan insentif, masih saja nakal mark up harga bahan baku," tegas Nanik, menyoroti bahwa mencari keuntungan berlebih melalui manipulasi harga bahan baku adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan menunjukkan ketidakpuasan meskipun telah difasilitasi.
Pencabutan izin ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak yang terlibat dalam program MBG. BGN berkomitmen penuh untuk memastikan dana negara digunakan seefisien dan seefektif mungkin demi tercapainya tujuan mulia program Makan Bergizi Gratis bagi seluruh penerima manfaat. Inspeksi dan pengawasan akan terus diperketat untuk mencegah terulangnya praktik serupa di masa mendatang.










Tinggalkan komentar