Sampah Jadi Emas! Danantara Luncurkan Denera, Proyek Energi Bersih Triliunan!

Sampah Jadi Emas! Danantara Luncurkan Denera, Proyek Energi Bersih Triliunan!

wartakini.id, Jakarta – Sebuah langkah strategis diambil oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Melalui lengan investasinya, Danantara Investment Management (DIM), mereka secara resmi mendirikan entitas bisnis baru bernama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera). Perusahaan ini dibentuk khusus untuk menggarap proyek-proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste-to-Energy (WtE) yang ambisius.

Fadli Rahman, Lead of Waste-to-Energy sekaligus Direktur Investasi di Danantara Investment Management, mengungkapkan bahwa Denera akan berperan vital sebagai pemegang saham dalam setiap pabrik pengelolaan sampah menjadi listrik yang akan dibangun oleh para investor. "PT Daya Energi Bersih Nusantara ini adalah perusahaan yang baru dibentuk oleh Danantara Investment Management pada 1 April 2026," jelas Fadli dalam sebuah sesi bincang santai (Coffee Session) di Kantor Danantara, Kamis (9/4/2026). Ia menambahkan, "Fokus utamanya adalah menjalankan program PSEL, yakni Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik."

Sampah Jadi Emas! Danantara Luncurkan Denera, Proyek Energi Bersih Triliunan!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Fadli memaparkan model investasi yang akan diterapkan. Setiap proyek WtE direncanakan akan membentuk konsorsium perusahaan. Dalam struktur ini, mayoritas saham sebesar 70 persen akan dipegang oleh investor, sementara 30 persen sisanya menjadi kepemilikan Denera. Untuk setiap proyek, estimasi investasi yang dibutuhkan berkisar antara Rp2,5 hingga Rp2,8 triliun, angka ini bervariasi tergantung pada kapasitas fasilitas pengolahan yang dibangun.

“Denera tidak hanya sekadar memegang saham, namun juga akan memikul tanggung jawab penuh terhadap operasional dan pengelolaan seluruh proyek PSEL yang berada di bawah naungan Danantara Investment Management,” tegas Fadli.

Visi Denera melampaui sekadar pembangkit listrik. Fadli menguraikan bahwa Denera akan berperan sebagai pengelola sampah yang terintegrasi secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Ini mencakup proses pengumpulan sampah, edukasi intensif kepada masyarakat mengenai budaya pengelolaan sampah yang lebih baik, hingga akhirnya menghasilkan energi listrik. “Penting bagi kita untuk mengedukasi masyarakat agar mengelola sampah dengan lebih baik, sebab perubahan budaya adalah kunci dalam mengatasi persoalan sampah yang kompleks ini,” pungkas Fadli, menekankan aspek sosial dari proyek ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikuti kami :

Tinggalkan komentar