wartakini.id – Lebih dari 75 ribu desa di seluruh Indonesia menyimpan rahasia besar yang bisa mengubah wajah ekonomi nasional. Potensi luar biasa ini digadang-gadang bukan hanya sebagai penopang utama ketahanan pangan, tapi juga jantung pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat secara merata.
Baca Juga
Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia APDESI Merah Putih melalui Ketua Umumnya Anwar Sadat menegaskan bahwa desa tak boleh lagi dipandang sebagai sasaran pasif pembangunan. Sebaliknya desa harus menjadi aktor utama yang memutar roda perekonomian dari bawah membuka jutaan peluang kerja dan meningkatkan taraf hidup warga. Desa memiliki kekayaan alam melimpah potensi SDM unggul serta kearifan lokal yang sangat besar.

Menurut Anwar Sadat dalam sebuah kesempatan baru-baru ini jika seluruh potensi ini dimaksimalkan melalui sinergi antara pemerintah sektor swasta dan komunitas desa akan menjelma menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus benteng kokoh ketahanan pangan Indonesia.
Penguatan ekonomi desa mutlak dilakukan dengan mengembangkan sektor agrikultur peternakan koperasi serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM. Berbagai skema kemitraan inovatif juga diperlukan untuk mendongkrak nilai ekonomi dan penghasilan penduduk desa.
Ribuan kepala desa baru-baru ini berkumpul untuk membahas berbagai agenda krusial. Mulai dari pengembangan ekonomi desa investasi dan kemitraan transformasi digital penguatan koperasi desa hingga strategi ketahanan pangan nasional. APDESI menilai desa memiliki peran vital dalam mewujudkan visi pembangunan nasional yang merangkul semua adil dan lestari. Oleh karena itu kolaborasi multipihak dari pemerintah pusat hingga desa pelaku bisnis akademisi dan seluruh stakeholder adalah keniscayaan mutlak yang tak bisa ditawar.





































