wartakini.id – Pagi yang cerah di bursa saham Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan IHSG langsung tancap gas membuka perdagangan Senin 3 Agustus 2026 dengan lonjakan signifikan. Indeks kebanggaan investor tanah air ini melesat 0,59 persen menembus level 6.272. Kenaikan ini terjadi di tengah antisipasi pasar terhadap pengumuman data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal kedua tahun 2026 yang sangat dinanti.
Baca Juga
Hanya berselang satu menit setelah pembukaan IHSG masih mempertahankan momentum penguatan meski terbatas naik 0,21 persen ke posisi 6.249. Data awal menunjukkan dominasi sentimen positif dengan 318 saham berhasil menghijau 161 saham melemah dan 484 saham lainnya bergerak stagnan. Aktivitas transaksi di awal sesi juga cukup ramai mencapai Rp612 miliar dengan volume perdagangan mencapai 1,3 miliar lembar saham.

Tak hanya IHSG beberapa indeks utama lainnya turut mencatatkan kinerja beragam. Indeks LQ45 menguat 0,31 persen ke 623 sementara JII melonjak 0,53 persen mencapai 371. Indeks IDX30 juga ikut naik 0,19 persen ke 350 namun MNC36 sedikit tertekan melemah 0,01 persen ke 270. Sektor-sektor pendorong utama penguatan IHSG pagi ini meliputi energi konsumer non siklikal bahan baku properti teknologi infrastruktur konsumer siklikal dan industri. Di sisi lain sektor keuangan transportasi dan kesehatan harus rela berada di zona merah.
Pergerakan individual saham juga menarik perhatian. Tiga emiten yang menjadi bintang pagi ini dengan kenaikan tertinggi adalah Indo Premier Investment Management PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk JKON dan PT Apollo Global Interactive Tbk BOGA. Namun tidak semua saham beruntung Batavia Prosperindo Aset Manajemen PT Wira Global Solusi Tbk WGSH dan PT Super Energy Tbk SURE menjadi deretan saham yang paling tertekan di awal sesi perdagangan.





































