wartakini.id – Dunia teknologi digemparkan dengan pengumuman prestisius dari majalah TIME. Stella Li, Presiden Eksekutif raksasa otomotif BYD, secara resmi masuk jajaran 100 tokoh paling berpengaruh di bidang Kecerdasan Buatan atau AI untuk tahun 2026. Pengakuan ini menempatkannya dalam kategori "Inovator", berkat visinya yang revolusioner dalam membawa AI dari ranah digital murni menuju aplikasi fisik yang konkret, meliputi kendaraan canggih, robotika, hingga sistem manufaktur.
Baca Juga
Daftar TIME100 AI merupakan kompilasi tahunan yang mengapresiasi individu-individu kunci yang telah membentuk dan mendorong evolusi AI secara global. Edisi 2026 ini diluncurkan secara digital pada 27 Agustus, disusul edisi cetak yang mulai beredar pada 28 Agustus, dengan tanggal rilis majalah utama pada 7 September 2026.

Pencapaian Stella Li ini tak lepas dari dedikasi dan kekuatan riset serta pengembangan (R&D) BYD yang masif. Perusahaan ini membanggakan tim insinyur berjumlah fantastis, mencapai 120.000 orang, yang terus berinovasi tanpa henti. Berbagai terobosan AI telah lahir dari tangan mereka, termasuk sistem bantuan pengemudi God’s Eye 5.0, Arsitektur Xuanji 2.0, Xuanji A3, dan Sistem Kokpit Cerdas yang ditenagai agen AI mutakhir.
Ambisi BYD dalam pemanfaatan AI tidak berhenti pada sektor otomotif semata. Perusahaan ini secara agresif memperluas jangkauan teknologinya ke berbagai lini, termasuk pengembangan robot dan sistem manufaktur cerdas yang semakin mengandalkan otomatisasi tingkat tinggi. Ini menunjukkan komitmen BYD untuk mengintegrasikan AI di setiap aspek inovasi.
Dalam pernyataannya, Stella Li menegaskan filosofi perusahaannya: teknologi baru memiliki nilai sejati jika mampu memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat. Tujuan utama BYD adalah menjadikan teknologi canggih dan mutakhir dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas, memastikan inovasi bukan hanya eksklusif bagi segelintir orang.





































