wartakini.id – Sebuah gebrakan signifikan segera diluncurkan Badan Gizi Nasional BGN untuk memastikan pemerataan nutrisi di seluruh penjuru tanah air. Program Makan Bergizi Gratis MBG yang dinanti-nanti kini siap menjangkau wilayah terdepan terluar dan tertinggal 3T serta daerah dengan angka stunting mengkhawatirkan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif BGN memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di Indonesia.
Baca Juga
Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa fokus utama perluasan layanan MBG adalah institusi pendidikan yang berada di area 3T. Selain itu daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi juga menjadi prioritas utama. Pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG akan dilakukan secara bertahap berdasarkan pemetaan kebutuhan dan kesiapan masing-masing wilayah.

Sudaryono memberikan contoh konkret di Maluku dan Papua. Di kedua provinsi tersebut masih terdapat sekitar 15.000 institusi pendidikan yang belum tersentuh layanan MBG. Angka ini menunjukkan betapa krusialnya intervensi di wilayah-wilayah tersebut. Komitmen BGN sangat kuat untuk memastikan setiap anak di pelosok negeri mendapatkan akses setara terhadap gizi yang layak demi masa depan yang lebih baik.





































