wartakini.id – Proyek ambisius jalan tol yang menyatu dengan tanggul laut Semarang-Demak menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan. Hingga akhir Oktober 2026, progres pembangunan Seksi 1 wilayah Kaligawe-Sayung telah menyentuh angka 79,42 persen. Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan seluruh rangkaian infrastruktur vital ini dapat beroperasi penuh pada penghujung tahun 2027 mendatang.
Baca Juga
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan saat ini masih berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Meski demikian, ia memberikan catatan khusus mengenai tantangan teknis di lapangan. Mengingat lokasi proyek berada di kawasan pesisir dan laut, tim di lapangan harus ekstra hati-hati dalam melakukan percepatan pekerjaan. Proses konsolidasi tanah menjadi kunci utama agar konstruksi tetap kokoh di atas lahan yang labil.

Dody menambahkan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat kuat sehingga proyek ini berjalan tanpa kendala berarti. Jika menilik detailnya, pembangunan Seksi 1 ini terbagi ke dalam tiga bagian utama dengan tingkat kemajuan yang bervariasi. Paket 1A menjadi yang paling menonjol dengan capaian mencapai 97,49 persen, sementara Paket 1B dan 1C masing-masing berada di angka 75,22 persen dan 75,68 persen.
Pada Paket 1A, fokus utama adalah pembangunan jembatan Kaligawe serta jalan layang yang kini sudah mulai tersambung dengan area Paket 1B. Di sisi lain, Paket 1B tengah mengerjakan pembangunan tanggul laut sepanjang 6,73 kilometer, akses gerbang tol, hingga jembatan penting seperti Jembatan Babon dan Sayung.
Tantangan terbesar pada tahap ini adalah proses perbaikan tanah melalui metode preloading. Dibutuhkan waktu tunggu konsolidasi selama 425 hari guna memastikan stabilitas tanah sebelum beban konstruksi berat diberikan. Selain jalan tol, proyek ini juga mengintegrasikan sistem pengendalian banjir melalui Paket 1C yang mencakup pembangunan kolam retensi raksasa di Terboyo dan Sriwulan. Infrastruktur ini nantinya akan berfungsi sebagai penampung air sungai sebelum dialirkan ke laut menggunakan sistem pompa canggih.





































