Wartakini.id – Sebuah laporan mengejutkan dari PBB mengungkap keterlibatan ratusan perusahaan internasional dalam genosida di Gaza. Laporan berjudul "From Economy of Occupation to Economy of Genocide", yang dirilis oleh Pelapor Khusus PBB untuk Palestina, Francesca Albanese pada Jumat (4/7/2025), mengungkap keterlibatan perusahaan-perusahaan besar dunia dalam mendukung tindakan kekerasan Israel.

Related Post
Laporan tersebut mengungkap bagaimana perusahaan-perusahaan ini, dari sektor militer, teknologi, energi, agribisnis hingga pariwisata, mendapatkan keuntungan dari pendudukan ilegal dan kekerasan sistematis terhadap warga Palestina. Albanese menekankan bahwa keterlibatan yang terungkap hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan masalah yang jauh lebih besar.

Salah satu sektor yang paling mengejutkan adalah keterlibatan perusahaan pertahanan. Laporan tersebut menuding Lockheed Martin (AS) dan Leonardo S.p.A (Italia) sebagai pemasok jet tempur F-35 dan F-16 yang digunakan Israel dalam serangan udara di Gaza. Ini menunjukkan bagaimana perusahaan-perusahaan global turut berperan dalam konflik tersebut, melebihi sekadar perdagangan biasa.
Laporan lengkap PBB ini menyoroti perlu adanya investigasi lebih lanjut dan tindakan tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang terbukti terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia di Palestina. Keberadaan laporan ini menjadi sorotan penting bagi dunia internasional untuk mendesak pertanggungjawaban atas kejahatan yang terjadi di Gaza dan perlindungan bagi warga sipil Palestina. Peran perusahaan-perusahaan global dalam konflik ini perlu dikaji ulang dan dipertanyakan, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap situasi kemanusiaan di Palestina.









Tinggalkan komentar