wartakini.id, JAKARTA – Nilai tukar rupiah harus mengakui dominasi dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Senin, 5 Januari 2026. Mata uang Garuda ditutup melemah 15 poin atau sekitar 0,09 persen, mengakhiri hari di level Rp16.740 per dolar AS. Pelemahan ini bukan semata-mata faktor domestik, melainkan dipicu oleh gelombang ketidakpastian geopolitik global yang memanas.

Related Post
Menurut pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, sentimen eksternal menjadi pendorong utama pelemahan rupiah kali ini. Ia menjelaskan, pasar bereaksi terhadap konfirmasi pejabat AS mengenai penahanan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dalam penggerebekan di Caracas akhir pekan lalu. Maduro kemudian diterbangkan ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuduhan kriminal yang telah lama tertunda.

Operasi penangkapan ini menandai intervensi paling langsung yang dilakukan AS di Venezuela dalam beberapa dekade terakhir, memicu gelombang kecaman dari berbagai negara. Ibrahim menambahkan, investor kini tengah mencermati implikasi kejadian ini terhadap stabilitas pasar energi global dan kondisi regional Amerika Latin.
Presiden Donald Trump, dalam pernyataannya, menyebut penangkapan Maduro sebagai "langkah menentukan" terhadap apa yang ia labeli sebagai rezim kriminal. Trump menegaskan bahwa AS akan memastikan "transisi yang aman dan tertib" di Venezuela. Tak berhenti di situ, Trump juga melontarkan ancaman tindakan keras terhadap negara-negara yang menentang kebijakan AS, secara spesifik menyebut Kolombia dan Iran. Bahkan, ia kembali mengulang seruannya untuk akuisisi Greenland oleh Amerika Serikat.
Kombinasi antara aksi militer AS dan serangkaian komentar kontroversial dari Presiden Trump secara signifikan telah meningkatkan ketidakpastian dalam lanskap geopolitik global. Para analis pasar dan politik memperingatkan bahwa langkah Washington ini bisa menjadi preseden berbahaya, berpotensi memicu tindakan serupa dari kekuatan global lainnya, terutama Tiongkok dan Rusia, yang dapat memperkeruh stabilitas internasional dan terus menekan pasar keuangan global, termasuk nilai tukar rupiah.










Tinggalkan komentar