wartakini.id – Pabrikan otomotif raksasa dari Tiongkok BAIC resmi menggebrak pasar kendaraan listrik Indonesia dengan memperkenalkan hatchback crossover listrik terbarunya BAIC T1. Peluncuran ini menjadi tonggak sejarah baru bagi JDI selaku distributor yang kini secara resmi merambah segmen kendaraan listrik murni setelah sebelumnya fokus pada mesin bensin dan hybrid melalui model BJ40 serta BJ30 HEV. CEO JDI Dhani Yahya menegaskan langkah ini sebagai era baru bagi perusahaan.
Baca Juga
Namun BAIC T1 tidak melenggang sendirian. Ia memasuki arena yang sudah ramai dihuni para pemain tangguh yang lebih dulu memikat hati konsumen. Sebut saja BYD Dolphin yang telah menjadi tolok ukur harga di kelasnya GWM Ora 03 dengan basis penggemar setia GAC Aion UT yang agresif dalam penawaran harga hingga MG S5 EV yang meskipun lebih condong ke SUV listrik namun kerap menjadi pembanding karena rentang harganya yang serupa.

BAIC T1 yang di negara asalnya dikenal sebagai Arcfox ini diperkirakan akan dibanderol sekitar Rp375 juta. Namun ada penawaran menarik bagi 50 pembeli pertama dengan harga pre-booking spesial di kisaran Rp300 jutaan. Mobil ini hadir dalam satu varian dengan baterai LFP berkapasitas 423 kWh menawarkan jarak tempuh sekitar 350 kilometer berdasarkan standar WLTC. Keunggulan lain yang patut dicatat adalah ground clearance tertinggi di segmennya memberikan kesan tangguh layaknya SUV.
Jika dibandingkan dengan pesaing terdekatnya BYD Dolphin misalnya BAIC T1 harus berjuang keras. BYD Dolphin menawarkan dua varian Dynamic dan Premium dengan rentang harga Rp369 juta hingga Rp429 juta. Kapasitas baterainya sedikit lebih besar yaitu 44 kWh dan mampu menempuh jarak lebih jauh antara 410 hingga 490 kilometer.
Dengan persaingan yang ketat BAIC T1 dituntut untuk membuktikan diri. Tidak hanya soal harga dan spesifikasi ia juga harus meyakinkan konsumen dengan performa jarak tempuh fitur-fitur canggih serta layanan purna jual yang prima. Akankah BAIC T1 mampu merebut hati konsumen Indonesia di tengah gempuran para rivalnya yang sudah mapan hanya waktu yang bisa menjawab.





































