wartakini.id – Pabrikan otomotif DFSK membuat gebrakan signifikan di pasar Indonesia dengan mengumumkan pergeseran fokus bisnisnya. Dari yang sebelumnya dikenal sebagai pemain kuat di segmen kendaraan komersial, kini DFSK secara ambisius membidik pasar mobil penumpang premium bertenaga listrik. Transformasi ini ditegaskan melalui peluncuran SUV canggih DFSK E5 Plus berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle PHEV rakitan lokal yang langsung memikat perhatian dan telah meraup lebih dari 600 surat pemesanan kendaraan SPK.
Baca Juga
Perubahan strategis ini diungkapkan oleh Cing Hok Rifin selaku Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile di sela rangkaian perjalanan media E5 Plus Indonesia Media Journey. Acara yang menempuh rute menantang lebih dari 1.200 kilometer dari Jakarta menuju Surabaya Banyuwangi hingga berakhir di Nusa Dua Bali ini menjadi bukti ketangguhan E5 Plus. "Kami menyadari bahwa selama ini DFSK identik dengan kendaraan niaga. Namun, kini kami bertransformasi menuju segmen passenger premium EV dan persiapan kami harus lebih matang," ujar Cing Hok Rifin.

Antusiasme pasar terhadap DFSK E5 Plus terbukti luar biasa. Dari total 600 SPK yang berhasil dikumpulkan DFSK untuk semua model pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show GIIAS 2026 separuhnya atau 300 unit disumbang oleh E5 Plus. Angka ini terus bertambah hingga mencapai 600 unit SPK secara keseluruhan sampai saat ini. DFSK pun optimistis dapat mencapai target 1.000 unit SPK untuk E5 Plus sepanjang tahun 2026.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi segmen baru ini DFSK memastikan ketersediaan unit bagi para konsumen yang telah melakukan pemesanan awal. "Konsumen yang sudah pre-book tidak perlu khawatir unitnya langsung tersedia," tambah Cing Hok Rifin. Langkah ini menunjukkan komitmen DFSK untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain kunci di pasar kendaraan listrik premium Indonesia.





































