wartakini.id – Fenomena unik tengah menyelimuti lini produk terbaru Ferrari. Mobil listrik perdana mereka yang diberi nama Luce sempat menjadi sasaran empuk kritik pedas dari warganet saat pertama kali diperkenalkan ke publik. Meski sempat menuai kontroversi dan sempat mengguncang nilai saham perusahaan, kenyataan di lapangan justru menunjukkan hal yang sebaliknya.
Baca Juga
Mobil yang dirancang oleh tangan dingin mantan desainer Apple, Jony Ive, ini ternyata menjadi primadona tersembunyi. Alih-alih sepi peminat akibat banyaknya cacian di media sosial, antrean pemesan Luce justru mengular panjang. CEO Ferrari, Benedetto Vigna, mengonfirmasi bahwa seluruh jatah produksi untuk tahun depan sudah habis terjual atau telah dialokasikan sepenuhnya kepada pembeli.

Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa siapa pun yang ingin memiliki mobil mewah ini harus bersabar. Jika ada konsumen yang ingin memesan sekarang, mereka dipastikan harus masuk dalam daftar tunggu minimal satu tahun. Bahkan, secara keseluruhan, buku pesanan Ferrari kini sudah menembus hingga tahun 2028.
Untuk memboyong mobil listrik lima kursi ini ke garasi pribadi, calon pembeli harus merogoh kocek yang sangat dalam. Harga dasar untuk satu unit Luce dibanderol mulai dari 615.000 dolar AS atau setara dengan Rp11 miliar. Angka fantastis tersebut bahkan belum termasuk biaya tambahan jika pemilik ingin melakukan kustomisasi khusus sesuai selera mereka.





































