Fenomena Jetour Konsumen Rela Bayar Lebih Mahal

Author Image

Masih Lionel

10 Oktober 2026, 01:34 WIB

wartakini.id – Peta penjualan Jetour di pasar otomotif Indonesia mengalami pergeseran mengejutkan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Jika sebelumnya dominasi dipegang oleh model bermesin bensin konvensional, kini tren tersebut berbalik arah secara drastis. Konsumen Jetour menunjukkan preferensi yang jelas terhadap varian plug-in hybrid berteknologi Intelligent Dual Mode (i-DM), bahkan dengan banderol harga yang konon berselisih sekitar Rp150 juta lebih tinggi.

PT Jetour Sales Indonesia mencatat performa gemilang pada September 2026, dengan total 411 unit kendaraan terjual secara ritel. Angka ini menandai peningkatan signifikan sekitar 17 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 351 unit. Dari total penjualan tersebut, 288 unit atau sekitar 70 persen didominasi oleh model i-DM, meliputi Jetour T1 i-DM dengan 150 unit dan Jetour T2 i-DM yang terjual 138 unit.

Fenomena Jetour Konsumen Rela Bayar Lebih Mahal
Gambar Istimewa : pict.sindonews.com

Sisanya, 123 unit, terbagi rata di antara empat model bermesin bensin murni (ICE) seperti T1, T2, Dashing, dan X70 Plus. Yang menarik, penjualan T1 i-DM seorang diri mampu mengungguli gabungan seluruh model ICE tersebut. Fenomena ini mengindikasikan pergeseran minat konsumen yang kuat menuju teknologi hibrida canggih.

Capaian penjualan September 2026 ini bukan sekadar angka biasa. Ini merupakan rekor penjualan ritel bulanan tertinggi yang pernah diukir Jetour sepanjang tahun ini, jauh melampaui performa Januari 2026 yang hanya mencatatkan 144 unit. Peningkatan pesat ini menjadi bukti nyata adaptasi pasar Indonesia terhadap kendaraan berteknologi ramah lingkungan, meskipun harus merogoh kocek lebih dalam. Jetour T2 i-DM, salah satu primadona hybrid yang dibanderol Rp688 juta, turut menjadi penyumbang utama dalam lonjakan penjualan ini.

Related Post