wartakini.id – BERLIN – Pasar otomotif Eropa menunjukkan geliat positif yang tak terbendung. Pendaftaran mobil baru di benua biru ini dilaporkan melonjak untuk bulan kelima berturut-turut pada November, dengan penjualan mobil listrik bertenaga baterai (BEV) menjadi lokomotif utama pendorong pertumbuhan tersebut. Data terbaru dari Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) mengkonfirmasi tren revolusioner ini.

Related Post
Menurut laporan yang diterima wartakini.id dari dpa, pendaftaran mobil baru di Eropa pada November mencatatkan kenaikan 2,1 persen secara tahunan (year-on-year). Kenaikan ini secara signifikan didorong oleh lonjakan penjualan mobil listrik baterai yang mencapai 44,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menandakan adopsi yang semakin masif.

Di sisi lain, dominasi kendaraan konvensional semakin terkikis. Penjualan mobil bensin anjlok 21,9 persen, sementara mobil diesel merosot lebih dalam lagi sebesar 23,2 persen. Kontras dengan penurunan tersebut, kendaraan plug-in hybrid (PHEV) juga mencatat pertumbuhan impresif sebesar 38,4 persen, menunjukkan bahwa konsumen masih mencari opsi elektrifikasi yang fleksibel.
Untuk periode kumulatif Januari hingga November, total pendaftaran mobil baru di Uni Eropa (UE) menunjukkan kenaikan tipis 1,4 persen. Meskipun demikian, angka ini secara keseluruhan masih berada di bawah level pra-pandemi, mengindikasikan bahwa pemulihan penuh sektor otomotif masih memerlukan waktu. Namun, di tengah tantangan tersebut, mobil listrik bertenaga baterai berhasil mengukuhkan posisinya dengan meraih pangsa pasar signifikan sebesar 16,9 persen dari total penjualan, menandakan pergeseran preferensi konsumen yang jelas dan tak terelakkan.
Meski pertumbuhan pendaftaran mobil baru pada November sebesar 2,1 persen sedikit melambat dibandingkan kenaikan 5,8 persen yang tercatat pada Oktober, tren positif secara keseluruhan tetap terjaga, memperkuat optimisme terhadap masa depan elektrifikasi di sektor otomotif Eropa.









Tinggalkan komentar