wartakini.id – Jaecoo, di bawah naungan Chery Group, siap menggebrak pasar otomotif Indonesia dengan SUV lima penumpang J7 yang dibekali teknologi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) bernama SHS (Super Hybrid System). Kehadirannya ini menarik perhatian, mengingat Chery sendiri telah lebih dulu meluncurkan Tiggo 8 dengan teknologi PHEV serupa, namun diberi nama CSH (Chery Super Hybrid). Lalu, apa sebenarnya perbedaan SHS dan CSH?
Baca Juga
Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia, memberikan jawaban mengejutkan saat ditemui di BSD, Tangerang, Senin (30/6/2025). Menurutnya, kedua teknologi tersebut identik. Perbedaannya hanya terletak pada penamaan, semata-mata strategi pemasaran dari masing-masing merek.

"Secara sistem, keduanya sama persis. Hanya branding-nya saja yang berbeda; satu SHS, satu CSH," tegas Ryan. Dengan demikian, konsumen tak perlu bingung memilih antara kedua teknologi tersebut karena secara teknis, performanya identik. Peluncuran Jaecoo J7 dengan teknologi SHS yang diklaim sama dengan CSH milik Chery, menarik untuk dinantikan bagaimana strategi pemasarannya akan bersaing di pasar otomotif Tanah Air.





































